Diguyur Hujan Siang Malam sejak 8 April, Jalan dan Jembatan Aceh Tengah Rusak

  • 11 Apr 2026 10:37 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon: Hujan yang turun sejak tanggal 8 april 2026 di sebahagian besar wilayah Kabupaten Aceh Tengah, mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor susulan serta merusak akses jalan dan jembatan.

Kondisi ini semakin membuat Masyarakat di wilayah tengah Aceh itu terpuruk, karena ketersediaan alat dari Pemerintah Kabupaten yang terbatas, lebih-lebih penanganan pasca bencana alam 2025 yang belum tuntas.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah Andalika menyampaikan terjadi kerusakan jalan Kabupaten, jalan Provinsi, jalan Nasional. Selain itu juga terdapat kerusakan pada sejumlah jembatan darurat yang dibangun pasca bencana November 2025 lalu.

“Jalan provinsi sekitar Danau Laut Tawar yaitu Jalan Takengon - Bintang, Jalan Mendale - Bintang dan Jalan Bintang - Sp. Kraft pagi ini tdk bisa dilewati karena tertutup longsoran tanah dan amblas badan jalan,” kata Andalika, Sabtu 11 April 2026.

Selain melumpuhkan akses di jalan Kabupaten dan jalan Provinsi, hujan deras juga mengakibatkan lumpuhnya akses jalan Nasional menuju Kabupaten Aceh Tengah yaitu, yaitu jalan Takengon - Bireuen, Takengon - Ise ise, perbatasan Gayo Lues dan Jalan Pameu - Genting Gerbang.

Ditambahkan Kepala BPBD Aceh Tengah meningkatnya debit air juga menyebabkan rusaknya jembatan darurat yang baru dibangun beberapa waktu yang lalu oleh TNI, Polri dan relawan sehingga akses penyeberangan kembali lumpuh.

“Akses lumpuh seperti di jembatan di Desa Burlah Kecamatan Ketol, jembatan apung di Desa Reje Payung Kecamatan Linge dan sejumlah jembatan darurat lainnya di wilayah Kecamatan Rusip Antara,” dirincikan Andalika.

Hujan deras juga berdampak pada meluapnya air sungai yang ada di dekat permukiman warga sehingga air merendam wilayah permukiman dan rumah warga.

Seperti yang terjadi di Desa Paya Tumpi, kecamatan Kebayakan, Mongal, Sp. IV Bebesen, kecamatan Bebesen, Asir asir, Toweren, Rawe, kecamatan Luttawar, Linung Bulen I dan dan benerapa Desa lainnya di kecamatan Bintang.

“Banjir dan longsor susulan dipastikan sangat berdampak pada seluruh sektor kehidupan dan penghidupan masyarakat termasuk peroses Pendidikan,” kata Andalika menegaskan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melaui BPBD dan Dinas PUPR terus berupaya melakukan penanganan di titik lokasi strategis untuk membuka akses walaupun dengan kemampuan dan ketersediaan peralatan terbatas.

“Terus berupaya melakukan penanganan di titik lokasi strategis, BPBD dan PUPR memiliki kemampuan peralatan yang sangat-sangat terbatas seperti yang selama ini dirasakan,” keluh Kalak BPBD yang sejak pasca bencana November 2025 lalu terus berjibaku itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....