Mahasiswa di Bener Meriah Ikut Penyuluhan UU Narkotika

  • 09 Nov 2025 05:00 WIB
  •  Takengon

KBRN, Redelong: Sejumlah mahasiswa di kabupaten Bener Meriah ikut dalam sosialisasi atau penyuluhan hukum. Kegiatan diselenggarakan oleh Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Payung Negeri Aceh Darussalam.

Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala, Mahfud, S.H., LL.M menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda, khususnya mahasiswa di bidang kesehatan, terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Mahasiswa harus memahami bahwa narkotika bukan hanya persoalan medis, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang serius,” katanya, di release Sabtu (9/11/2025).

Ketua STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam, Dr. Zulfikar, SKM., MKM, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Dalam kegiatan ini katanya, narasumber dari Program Doktor Ilmu Hukum Unsyiah memaparkan secara rinci isi dan penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, termasuk pembaruan kebijakan serta sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan wawasan penting bagi mahasiswa, tidak hanya dari sisi kesehatan tetapi juga dari aspek hukum. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat kolaborasi antara dunia hukum dan kesehatan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Acara yang berlangsung di aula utama STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam tersebut diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai program studi. Zulfikar berharap pendekatan ini mampu menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini dan memperkuat karakter mahasiswa sebagai agen perubahan.

"Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan mahasiswa. Mereka berkesempatan untuk bertanya dan membahas kasus-kasus nyata yang terjadi di masyarakat," katanya.

Sn

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....