Waspadai Tangan Kesemutan: dan Kapan Harus ke Dokter

  • 29 Okt 2025 07:46 WIB
  •  Takengon

KBRN, Redelong : Pernahkah Anda merasakan tangan tiba-tiba kesemutan, seperti tertusuk-tusuk jarum kecil atau mati rasa? Kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya setelah Anda mengubah posisi tangan atau mengurangi tekanan pada saraf. Namun, bila kesemutan terjadi berulang, berlangsung lama, atau disertai gejala lain, hal ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan.

Kesemutan di tangan bahkan bisa menjalar hingga telapak tangan dan jari-jari, menimbulkan rasa tidak nyaman, dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Lalu, apa saja penyebabnya?

Berikut beberapa penyebab umum maupun medis yang dapat memicu munculnya sensasi kesemutan di tangan:

1. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Carpal Tunnel Syndrome atau sindrom terowongan karpal terjadi ketika saraf median di pergelangan tangan tertekan atau teriritasi. Kondisi ini menyebabkan kesemutan di jari-jari tangan, nyeri pada pergelangan, dan kelemahan otot tangan sehingga sulit menggenggam benda.

CTS sering dialami oleh orang yang bekerja menggunakan tangan secara repetitif, seperti mengetik, menulis, mencuci, atau menjahit. Jika tidak ditangani, gejala bisa semakin parah dan mengganggu fungsi tangan.

2. Rheumatoid Arthritis (RA)

Rheumatoid arthritis atau radang sendi autoimun juga dapat menyebabkan tangan kesemutan, terutama pada malam hari. Selain itu, penderitanya mungkin mengalami sendi hangat, nyeri, bengkak, dan kaku saat bangun tidur (biasanya lebih dari 1 jam).

RA menyebabkan peradangan yang menekan saraf di area tangan dan pergelangan, sehingga muncul sensasi kesemutan dan rasa lemah pada jari-jari.

3. Diabetes

Kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes dapat merusak saraf dan pembuluh darah kecil yang menyuplai nutrisi ke saraf. Akibatnya, muncul gejala kesemutan, mati rasa, nyeri, atau rasa terbakar pada tangan dan kaki.

Selain itu, penderita diabetes juga sering mengalami kulit kering dan gatal, luka sulit sembuh, serta perubahan berat badan tanpa sebab yang jelas.

4. Kerusakan Saraf (Neuropati Perifer)

Neuropati perifer adalah kondisi di mana saraf-saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang mengalami kerusakan. Penyebabnya bisa karena penyakit autoimun, infeksi, cedera, efek samping obat, atau paparan racun.

Beberapa obat seperti statin (penurun kolesterol), kemoterapi kanker, dan isoniazid (obat tuberkulosis) dapat menyebabkan efek samping berupa kesemutan. Biasanya, gejala ini akan membaik setelah pengobatan dihentikan.

5. Kekurangan Vitamin

Tubuh memerlukan vitamin B kompleks (terutama B1, B6, dan B12) serta vitamin E untuk menjaga fungsi saraf. Kekurangan asupan vitamin ini dapat mengakibatkan kesemutan, mati rasa, hingga kelemahan otot.

Kondisi ini sering terjadi pada orang dengan pola makan yang tidak seimbang, vegetarian tanpa suplementasi, atau gangguan penyerapan nutrisi.

6. Penyakit Lain yang Mempengaruhi Syaraf

Beberapa penyakit lain juga bisa menyebabkan kesemutan pada tangan, seperti:

  • Hipotiroidisme (fungsi tiroid menurun)

  • Sindrom Guillain-Barré (gangguan autoimun yang menyerang saraf)

  • Infeksi virus atau bakteri, seperti hepatitis, herpes zoster, atau penyakit Lyme

Selain kesemutan, gejala lain yang dapat muncul meliputi tangan gemetaran, kaku, atau sulit digerakkan.

7. Faktor Gaya Hidup dan Lingkungan

Konsumsi alkohol berlebihan, dehidrasi, dan paparan zat kimia beracun juga bisa menimbulkan gangguan saraf yang menyebabkan kesemutan. Oleh karena itu, menjaga gaya hidup sehat sangat penting untuk mencegah kerusakan saraf jangka panjang.

Meski sering dianggap sepele, tangan kesemutan yang terus-menerus atau memburuk perlu diperiksakan ke dokter. Apalagi jika disertai gejala berikut:

  • Tangan terasa lemah atau sulit digerakkan

  • Nyeri hebat atau mati rasa total

  • Kesemutan muncul bersamaan dengan pusing atau gangguan bicara

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin tes saraf atau darah untuk mengetahui penyebab pasti dan menentukan pengobatan yang sesuai.

Tangan kesemutan bisa disebabkan oleh hal ringan seperti tekanan sementara, namun juga bisa menjadi tanda adanya gangguan saraf atau penyakit kronis. Menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok atau konsumsi alkohol berlebihan dapat membantu mencegahnya.

Jika kesemutan tak kunjung hilang, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya dapat diketahui lebih awal dan mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....