Gadget/Gawai Geser Kebiasaan Menonton Televisi

  • 06 Okt 2026 12:24 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Kebiasaan menikmati hiburan kini semakin berubah. Jika dulu televisi menjadi salah satu pilihan untuk mengisi waktu luang, kini ponsel dan perangkat digital menawarkan berbagai konten yang bisa dinikmati dengan lebih mudah.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut kebiasaan menonton televisi kini semakin berkurang, baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Ia juga menyoroti fenomena infinite scrolling, yaitu kebiasaan melihat konten pendek secara terus-menerus di ruang digital, seperti dilansir laman Komdigi, Kamis (2/7/2026).

Kebiasaan tersebut membuat masyarakat, khususnya anak muda, semakin terbiasa menikmati hiburan dalam bentuk konten yang singkat. Ponsel pun menjadi salah satu perangkat yang digunakan untuk mengakses berbagai konten tersebut.

Berbeda dengan televisi yang memiliki jadwal tayangan, penggunaan ponsel memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk memilih sendiri konten yang ingin dilihat. Berbagai pilihan hiburan dapat ditemukan melalui perangkat yang hampir selalu dibawa dalam aktivitas sehari-hari.

Menonton konten pendek dalam jumlah banyak juga membuat sebagian orang kesulitan mempertahankan perhatian ketika menikmati tayangan yang lebih panjang. Karena itu, ia mendorong agar budaya menonton film dengan durasi satu hingga dua jam kembali dihidupkan di kalangan anak muda.

“Dari infinite scrolling di mana orang nonton konten pendek dengan jumlah yang banyak, saya rasa menonton film 1-2 jam itu juga menjadi budaya yang perlu dihidupkan kembali di kalangan anak-anak muda kita yang mungkin sekarang untuk nonton lebih dari setengah jam saja sudah agak kelelahan,” ujar Meutya, seperti dikutip dari laman KOMDIGI.

Perubahan kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa cara masyarakat menikmati hiburan tidak lagi hanya bergantung pada televisi. Kehadiran ponsel membuat berbagai konten dapat diakses dengan lebih cepat dan sesuai dengan keinginan pengguna.

Meski begitu, bukan berarti televisi sepenuhnya ditinggalkan. Televisi masih memiliki tempat sebagai media hiburan dan informasi, tetapi masyarakat kini memiliki pilihan lain melalui perangkat digital.

Kini, ponsel tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi. Perangkat tersebut juga menjadi bagian dari keseharian masyarakat dalam mencari informasi dan menikmati hiburan, sehingga kebiasaan menonton perlahan ikut mengalami perubahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....