Gen Z Kembangkan Komputer Portabel Rakitan Sendiri
- 15 Sep 2026 14:37 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Generasi Z penggemar teknologi mulai melirik cyberdeck, komputer portabel yang dirakit sendiri dari berbagai komponen. Perangkat ini menjadi alternatif bagi mereka yang ingin bereksperimen sekaligus memiliki kendali lebih besar atas teknologi.
Cyberdeck biasanya menggunakan komputer papan tunggal seperti Raspberry Pi, yang dipadukan dengan layar berukuran kecil, papan ketik, baterai, dan casing yang dibuat khusus. Komponen yang digunakan tidak harus baru dan dapat berasal dari perangkat lama maupun barang yang sudah tidak terpakai.
Berbeda dengan laptop pada umumnya, cyberdeck tidak memiliki bentuk yang seragam. Setiap perangkat dapat dirancang sesuai kebutuhan dan kreativitas pembuatnya.
Tren ini juga berkembang di media sosial, terutama TikTok. Sejumlah kreator membagikan berbagai bentuk cyberdeck, mulai dari perangkat dengan tampilan futuristik hingga komputer portabel yang dibuat dengan bahan sederhana, sebagaimana disadur dari Newsweek.
Salah satu daya tarik cyberdeck adalah sifatnya yang mudah dimodifikasi. Pengguna dapat mengganti komponen, menambahkan perangkat tertentu, atau mengubah desain sesuai kebutuhan.
Cyberdeck juga memiliki beragam fungsi. Sebagian pengguna membuatnya sebagai konsol gim retro untuk memainkan permainan dari era 1980-an dan 1990-an. Ada pula yang menggunakannya sebagai server pribadi, media penyimpanan data, atau perangkat untuk berlatih pemrograman.
Bagi sebagian pengguna, cyberdeck bahkan dapat digunakan sebagai perangkat “off-grid”. Komputer tersebut dapat diisi buku digital, musik, dokumen, dan berbagai sumber informasi yang tetap bisa digunakan tanpa koneksi internet.
Konsep cyberdeck memiliki kaitan dengan budaya cyberpunk, termasuk novel Neuromancer karya William Gibson. Namun, perkembangannya saat ini juga dipengaruhi budaya do-it-yourself atau DIY, yang mendorong pengguna membuat dan memodifikasi perangkat sendiri.
Kreator teknologi melihat cyberdeck bukan sekadar perangkat komputer. Bentuk dan komponennya dapat mencerminkan kepribadian serta kebutuhan pemilik.
Sejumlah pengguna media sosial bahkan menilai teknologi modular seperti cyberdeck lebih menarik karena memberikan keleluasaan kepada pemilik untuk menentukan sendiri fungsi perangkat.
Selain untuk penggunaan sehari-hari, cyberdeck mulai digunakan komunitas teknologi dan keamanan siber sebagai perangkat portabel untuk melakukan pengujian dan eksperimen.
Meski demikian, meningkatnya popularitas cyberdeck juga menimbulkan perdebatan. Sebagian penggemar khawatir jika perangkat ini diproduksi secara massal, nilai utama dari budaya tersebut akan berkurang.
Bagi mereka, cyberdeck bukan sekadar tentang memiliki komputer yang berbeda. Lebih dari itu, perangkat ini menjadi cara untuk belajar, bereksperimen, berkreasi, sekaligus mendapatkan kembali kendali atas teknologi.
Dengan demikian, tren cyberdeck menunjukkan bahwa di tengah maraknya perangkat teknologi siap pakai, masih ada pengguna yang memilih membuat perangkat sesuai kebutuhan dan kreativitas sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....