Wamenag Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Berkontribusi untuk Kepentingan Nasional

  • 22 Agt 2026 19:33 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, redelong - Wakil Menteri Agama Romo Syafi'i mendorong para cendekiawan dan lulusan perguruan tinggi untuk terus mengasah keahlian guna mendukung program-program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan nasional. Upaya sinergis ini dinilai penting untuk mengawal percepatan kesejahteraan masyarakat luas, termasuk dalam penguatan sektor pendidikan dan pelayanan keagamaan.

Pesan tersebut disampaikan Wamenag saat memberikan pidato kebangsaan pada acara Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (PW IKA USU) Banten Periode 2026-2030 di Ballroom Sheraton Soekarno-Hatta Airport Tangerang, Banten, Sabtu 22 Agustus 2026.

Wamenag menyoroti bahwa tatanan global dan arah kebijakan negara saat ini semakin bertumpu pada fase pemenuhan kepentingan nasional (national interest). Fokus tersebut diwujudkan pemerintah melalui langkah konkret perlindungan kekayaan alam, pencapaian swasembada pangan dan energi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di sektor penguatan sumber daya manusia dan kesejahteraan, langkah pemerintah membuka ruang pengabdian yang luas bagi masyarakat. Wamenag menilai bahwa berbagai inisiatif perbaikan layanan dasar sejatinya membutuhkan keterlibatan tenaga profesional.

"Semua upaya yang dilakukan oleh Presiden, termasuk memberikan perhatian kepada pendidikan, membangun rumah sekolah, meningkatkan kesejahteraan guru, cek kesehatan gratis dan sebagainya, di mata saya itu adalah penciptaan lapangan kerja. Hal ini membutuhkan ahli di banyak bidang yang terus dikembangkan," urai Wamenag.

Sejalan dengan itu, Wamenag berharap agar seluruh elemen bangsa mengoptimalkan kompetensinya masing-masing. Ia meyakini, ketersediaan tenaga ahli yang berintegritas akan memperkuat komitmen pemerintah dalam merealisasikan program kemaslahatan publik secara menyeluruh.

Pada momentum yang sama, semangat kebersamaan umat untuk memajukan pendidikan keagamaan turut diwujudkan melalui penyerahan sertifikat tanah wakaf beserta bangunannya. Aset wakaf tersebut diserahkan untuk dikelola oleh Yayasan Izzatul Amaliyah Komunitas Alumni Muslim USU (YIAK) dan direncanakan akan difungsikan sebagai Rumah Tahfiz.

Langkah wakaf produktif ini diharapkan mampu mengoptimalkan nilai sedekah jariah sekaligus memperluas akses pendidikan Al-Qur'an bagi masyarakat sekitar. Wamenag menyambut baik kontribusi nyata tersebut sebagai bentuk sinergi yang membawa kemanfaatan langsung.

Ke depan, Wamenag berharap kolaborasi kelembagaan dan inisiatif keumatan dapat terus berjalan beriringan. Kehadiran sumber daya manusia yang unggul dan berdedikasi akan sangat bermakna dalam memperkuat ketahanan nasional dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan bangsa. (Website Kemenag RI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....