Aceh Tengah Jadi Kabupaten dengan Inflasi Tertinggi di Tanah Air
- 10 Mar 2026 10:31 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID,Takengon : Aceh Tengah tercatat sebagai kabupaten dengan angka inflasi tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode Februari 2026 berada di angka 8,44 persen.
Hal tersebut dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, yang dipusatkan di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin 9 Maret 2026.
Mendagri menyebut tingginya Inflasi Aceh Tengah, serta sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Bumi Serambi Mekah, tidak terlepas dari dampak bencana hidrometeorologi, yang masih dirasakan hingga sekarang.
“Ini dampak bencana, yang tertinggi (inflasi) itu Aceh, terutama Aceh Tengah. Aceh Tengah terjadi kenaikan cukup tinggi, nomor Satu di Februari, dari seluruh kabupaten yang ada di Indonesia,” katanya.
Dalam data secara Year On Year (YOY) tersebut, juga menempatkan Aceh sebagai propinsi dengan inflasi tertinggi dengan 6,94 persen. Dimana hal ini belum pernah dialami propinsi itu sebelum terjadinya bencana.
Hanya saja sebut Mendagri, dari Tiga Propinsi yang diterjang banjir maupun tanah longsor, hanya Aceh yang belum mampu menekan angka inflasi. Kondisi ini berbeda dengan Sumatera Utara maupun Sumatera Barat.
“Dari Tiga daerah yang terdampak bencana saya apresiasi Sumut dan Sumbar, yang sudah bisa melakukan recovery, saya berikan apresiasi. Sebelumnya mereka berada di posisi ketiga dan keempat,” ungkap Tito.
“Ini Aceh masih masih nomor Satu terus, dari Desember, Januari dan Febrauri. Mohon ini dijadikan perhatian, apakah ini terkait supply (penawaran) atau distribusi barang yang masih macet,” ucapnya lagi.
Adapun data secara nasional untuk kabupaten di Aceh dengan inflasi tertinggi yakni Aceh Tengah 8,44 persen menempati posisi pertama. Lalu Meulaboh dengan 6,83 persen, menempati peringkat ketujuh.
Sedangkan untuk kategori Kotamadya, Banda Aceh berada di peringkat ketiga dengan 6,7 persen. Selanjutnya Lhokseumawe sebesar 6,56 persen, yang menempatkannya pada posisi kelima di tanah air.(FJ)