Seniman Aceh Tengah Perlu Wadah dan Regenerasi Berkelanjutan

  • 22 Jul 2026 14:00 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon: Potensi seniman di Aceh Tengah dinilai sangat besar, namun masih banyak yang belum berkembang secara maksimal karena minimnya wadah dan keberanian untuk menampilkan karya. Hal tersebut disampaikan Pendiri Sanggar Seni Lisik, Hairunsyah, dalam dialog Ruang Komunitas RRI Takengon di Studio LPP RRI Takengon, Selasa (21/7/2026).

Hairunsyah mengatakan banyak pelaku seni yang masih memilih berkarya secara individu, bahkan ada yang merasa malu untuk memperlihatkan hasil karyanya kepada masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diatasi melalui pembinaan dan ruang berkesenian yang berkelanjutan.

Ia juga mengungkapkan rencana inovasi pengembangan batik Karawang Gayo sebagai produk suvenir khas daerah. Inovasi ini diharapkan mampu memperkenalkan seni rupa Gayo kepada masyarakat luas sekaligus meningkatkan nilai ekonomi budaya lokal.

Selain itu, Hairunsyah mengajak generasi muda untuk bangga melestarikan budaya Gayo serta memahami makna filosofis ornamen Karawang Gayo. Ia mengingatkan agar motif budaya tersebut tidak dimanfaatkan secara komersial oleh pihak luar tanpa memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, pengkaderan seniman dan edukasi seni rupa yang konsisten menjadi langkah penting agar potensi seni rupa Aceh Tengah terus berkembang dan tidak punah di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....