Spider-Man: Brand New Day, Aksi Tetap Memikat, Cerita Dinilai Kurang Menggigit

  • 30 Jul 2026 10:15 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Film terbaru Marvel Studios, Spider-Man: Brand New Day, menghadirkan Peter Parker dengan kehidupan yang jauh berbeda dari sebelumnya. Setelah peristiwa Spider-Man: No Way Home, Peter kini menjalani hidup yang lebih sunyi sebagai pahlawan super yang menghabiskan waktunya membasmi kejahatan seorang diri di New York.

Tak lagi berstatus pelajar, Peter Parker yang diperankan Tom Holland kini tampil lebih dewasa. Namun, kehidupannya berubah drastis setelah seluruh kenangan tentang dirinya dihapus oleh Doctor Strange demi menyelamatkan semesta. Akibatnya, MJ (Zendaya) dan sahabatnya Ned (Jason Batalon) tidak lagi mengenal Peter, sementara Bibi May telah meninggal dunia pada film sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat Spider-Man tampil lebih murung dan tertutup. Di sela-sela aksinya menangkap para penjahat, Peter menjalani kehidupan sederhana di apartemen kecilnya sambil mengembangkan berbagai perangkat untuk meningkatkan kemampuannya.

Disutradarai Destin Daniel Cretton, yang sebelumnya sukses menggarap Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings, film ini berupaya menghadirkan nuansa yang lebih emosional dan dewasa dibanding seri-seri Spider-Man sebelumnya.

Dari sisi aksi, Brand New Day tetap menawarkan adegan spektakuler khas Marvel. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah kemunculan Hulk yang diperankan Mark Ruffalo dalam rangkaian pertarungan di sebuah gedung pencakar langit. Film ini juga menampilkan Punisher yang diperankan Jon Bernthal, serta menghadirkan konflik baru yang memperkaya perjalanan Peter Parker.

Namun, sejumlah kritikus menilai alur cerita film ini belum sepenuhnya berhasil menyentuh emosi penonton. Konflik utama mengenai hilangnya ingatan MJ terhadap Peter memang menghadirkan nuansa dramatis, tetapi dinilai terlalu lama dipertahankan sehingga hubungan keduanya terasa berjalan di tempat.

Film ini juga memperkenalkan konflik baru ketika Peter mulai kehilangan kendali atas kekuatan laba-labanya akibat perubahan DNA. Sayangnya, persoalan tersebut diselesaikan dengan cepat sehingga tidak berkembang menjadi konflik utama yang kuat.

Sementara itu, karakter antagonis yang diperankan Sadie Sink hadir dengan pendekatan berbeda. Alih-alih menjadi sosok jahat sepenuhnya, ia memiliki latar belakang dan motivasi yang lebih kompleks sehingga pertarungan klimaks terasa lebih bernuansa emosional dibanding sekadar pertempuran antara pahlawan dan penjahat.

Meski demikian, beberapa pengamat menilai film ini masih terasa terlalu panjang dan dipenuhi berbagai subplot yang membuat ritme cerita kurang konsisten. Alur yang episodik membuat emosi penonton tidak selalu terbangun secara maksimal, meski kualitas adegan aksi tetap menjadi daya tarik utama.

Di sisi lain, penampilan Tom Holland kembali menjadi kekuatan film ini. Karakter Peter Parker yang lebih matang, rapuh, sekaligus tetap penuh tanggung jawab berhasil diperankan dengan meyakinkan.

Secara keseluruhan, Spider-Man: Brand New Day tetap menjadi tontonan yang menghibur bagi penggemar Marvel berkat aksi spektakuler dan visual yang memukau. Meski belum mampu menyamai kesuksesan emosional No Way Home, film ini menawarkan babak baru perjalanan Spider-Man yang lebih personal dan menjadi fondasi bagi kisah Peter Parker pada film-film selanjutnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....