Kisah Rosmaini, Janda Terima Rumah Polres Aceh Tengah

  • 14 Jun 2025 08:56 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon: Aceh Tengah, kabupaten yang sejuk di dataran tinggi Gayo, menyimpan kisah haru seorang ibu tunggal bernama Rosmaini (42). Di tengah keterbatasan ekonomi, Rosmaini membesarkan seorang anak. Impian memiliki rumah layak huni terasa begitu jauh, nyaris mustahil terwujud.

Namun, takdir berkata lain. Melalui program Jumat Berkah dan Jumat Curhat Polres Aceh Tengah, secercah harapan muncul, dan kini, air mata bahagia membasahi pipinya. Kisah ini bermula pada 27 Desember 2024.

Jajaran Polres Aceh Tengah menggelar program Jumat Berkah dan Jumat Curhat di Kecamatan Silih Nara, tepatnya di Desa Pepayungen. Dalam kesempatan itu, Reje (Kepala Desa) dan warga setempat menyampaikan permohonan kepada Kapolres Aceh Tengah, AKBP Dody Indra Eka Putra, untuk membantu membangun rumah layak huni bagi salah satu warganya, Rosmaini.

"Rosmaini ini benar-benar membutuhkan, Pak. Dia tidak punya rumah sendiri yang layak dan hidup dalam kondisi serba terbatas," ujar Reje, mewakili suara hati warganya kala itu.

Mendengar keluhan tersebut, Polres Aceh Tengah tidak tinggal diam. Tim survei dan verifikasi segera dikirim ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi.

Hasilnya membenarkan apa yang disampaikan Reje dan warga. Rosmaini memang hidup dalam kondisi memprihatinkan dan sangat membutuhkan bantuan.

"Kami melihat langsung kondisi Ibu Rosmaini dan prihatin dengan keadaannya. Kami merasa terpanggil untuk membantu," ungkap Kompol Ahmad Yani, Kabag SDM Polres Aceh Tengah.

Momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-79 menjadi saat yang tepat bagi Polres Aceh Tengah untuk mewujudkan impian Rosmaini. Sebuah kado istimewa disiapkan, pembangunan rumah layak huni. Program ini diawali dengan peletakan batu pertama yang dipimpin langsung oleh Kompol Ahmad Yani.

"Peletakan batu pertama ini adalah wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Kompol Ahmad Yani.

Ditambahkan Kompol Ahmad Yani, kisah Rosmaini ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam masyarakat. Bantuan rumah layak huni ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga simbol harapan, semangat baru, dan bukti bahwa ada tangan-tangan yang siap membantu di saat sulit.

Rosmaini, dengan air mata bahagia, kini bisa menatap masa depan dengan lebih optimis, bersama anaknya, di rumah barunya, kado dari Polres Aceh Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....