Pendampingan BPOM Wujudkan UMK Aman dan Berkualitas
- 06 Nov 2025 08:46 WIB
- Takengon
KBRN, Redelong : Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memiliki peran penting dalam membantu pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) agar mampu meningkatkan kualitas produk dan bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui pembinaan, pendampingan, dan edukasi berkelanjutan, BPOM Aceh Tengah terus mendorong pelaku UMK lokal untuk “naik kelas” dan memiliki daya saing yang kuat.
Hal tersebut disampaikan oleh Hikmah, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli dari BPOM Aceh Tengah, dalam Program Dialog Pagi bersama RRI Takengon, Kamis (6/11/2025) pukul 08.00 WIB.
Menurut Hikmah, BPOM tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengawasan, tetapi juga menjadi mitra pembina bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
“BPOM melakukan pendampingan kepada pelaku UMK, mulai dari sosialisasi tentang cara produksi pangan yang baik, pengemasan yang menarik dan aman, hingga membantu proses perizinan seperti IRT, izin kesehatan, dan legalitas kehalalan,” ujar Hikmah.
“Dengan pendampingan ini, pelaku UMK bisa lebih percaya diri memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas, baik di tingkat menengah maupun utama,” tambahnya.
Sementara itu, Khatijah, pemilik Stik Pisang Umra—oleh-oleh khas Takengon—menyampaikan pengalamannya setelah mendapatkan pembinaan dari BPOM Aceh Tengah.
Menurutnya, pendampingan tersebut memberikan banyak manfaat, terutama dalam peningkatan kualitas produk dan kepercayaan konsumen.
“Dulu kemasan produk kami masih sederhana dan belum memiliki izin edar. Setelah dibina BPOM, kami mendapat sosialisasi tentang desain kemasan yang baik, pengurusan izin kesehatan, dan sedang berproses untuk mendapatkan sertifikat halal,” ungkap Khatijah.
“Sekarang produk Stik Pisang Umra sudah bisa masuk ke toko oleh-oleh besar dan mulai merambah pasar menengah. Kepercayaan konsumen pun meningkat,” tambahnya.
Program pembinaan BPOM Aceh Tengah ini dinilai sangat membantu UMK di dataran tinggi Gayo untuk berkembang lebih profesional dan berdaya saing.
Melalui legalitas usaha yang jelas, kemasan yang menarik, dan jaminan keamanan produk, UMK diharapkan dapat memperluas pasar hingga ke tingkat nasional.
“Kami ingin agar pelaku usaha di Aceh Tengah tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memastikan produknya aman, legal, dan berkualitas,” tutup Hikmah.
Dengan dukungan BPOM Aceh Tengah, UMK di Tanoh Gayo kini semakin percaya diri untuk naik kelas, memperluas pasar, dan menjadi kebanggaan daerah