Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Pemkab Aceh Tengah Dorong Penambahan SPBU
- 23 Agt 2026 15:21 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM di sejumlah SPBU Kabupaten Aceh Tengah terus menjadi keluhan masyarakat yang perlu segera diatasi.
- Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mendorong percepatan operasional SPBU baru di kawasan Paya Tumpi, Kebayakan sebagai solusi jangka panjang.
- Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Aceh Tengah, Busra Aradi, menegaskan bahwa penambahan fasilitas penyalur BBM menjadi prioritas untuk meningkatkan ketersediaan energi di daerah.
RRI.CO.ID, Takengon: Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak atau BBM di sejumlah SPBU di Kabupaten Aceh Tengah masih menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat.
Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mencari solusi jangka panjang dengan mempercepat penambahan fasilitas penyalur BBM di sejumlah wilayah.
Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Aceh Tengah, Busra Aradi, mengatakan salah satu langkah yang didorong pemerintah adalah percepatan operasional SPBU di kawasan Paya Tumpi, Kebayakan Aceh Tengah.
Menurut Busra, pemerintah daerah telah menyampaikan dorongan tersebut kepada pihak terkait, termasuk Pertamina dan BPH Migas. SPBU Paya Tumpi, Kebayakan, Aceh Tengah dinilai dapat membantu mengurangi beban antrean kendaraan di kawasan Takengon apabila segera beroperasi.
“Makanya kita desak, salah satu itu harus segera,” kata Busra.
Ia menyebut, berdasarkan komunikasi dengan pihak Pertamina Lhokseumawe dan pemilik SPBU, fasilitas di Paya Tumpi, Kebayakan, Aceh Tengah ditargetkan dapat mulai beroperasi tahun ini. Namun, pemerintah daerah masih akan kembali memastikan perkembangan dan kesiapan operasionalnya.
Selain Paya Tumpi, Kebayakan, Aceh Tengah, Pemkab Aceh Tengah juga mendukung rencana penambahan fasilitas penyalur BBM di sejumlah kecamatan. Di antaranya pengajuan SPBU di Kecamatan Ketol serta peningkatan status Pertashop di Kecamatan Atu Lintang menjadi SPBU yang dapat menyalurkan BBM bersubsidi.
Busra mengatakan, penambahan SPBU di wilayah kecamatan diharapkan dapat memecah konsentrasi kendaraan yang selama ini harus menuju kawasan Takengon untuk mendapatkan BBM.
“Biar ada minyaknya, masyarakat di Ketol bisa menikmati, nggak usah lagi antre ke Takengon,” ujarnya lagi.
Pemerintah daerah berharap percepatan pembangunan dan operasional SPBU tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi panjangnya antrean BBM sekaligus mendekatkan akses BBM kepada masyarakat di wilayah kecamatan.
Pemkab Aceh Tengah juga berencana kembali berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan pemilik SPBU Paya Tumpi, Kebayakan, Aceh Tengah untuk memastikan kapan fasilitas tersebut dapat mulai beroperasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....