Produktivitas Kopi Gayo Masih Rendah, Petani Diberi Pembekalan
- 11 Agt 2025 16:59 WIB
- Takengon
KBRN,Takengon : Bimbingan Teknis Peningkatan Produktivitas Berkelanjutan Perkebunan Kopi digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bies, Senin (11/8/2025).
Kegiatan tersebut membekali petani kopi dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir. Terutama, dalam menghadapi tantangan dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan dalam sambutannya menegaskan peran krusial keberadaan kopi Arabika Gayo, sebagai pilar utama dalam perekonomian daerah setempat.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan inisiatif pengelolaan perkebunan. Sehingga produktivitas meningkat, tanpa mengorbankan kualitas di tengah persaingan pasar global yang semakin ketat.
“Aceh Tengah dikenal luas sebagai jantung penghasil kopi Arabika Gayo, tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat kita,” katanya.
Meski memiliki potensi lahan seluas sekitar 51.000 hektare, produktivitas kopi Gayo saat ini masih tergolong rendah, dengan hanya menghasilkan sekitar 750 kilogram per hektare per tahun.
Melalui Bimtek ini, Muchsin berharap para petani mampu mengatasi tantangan tersebut. Menghasilkan kopi berkualitas tinggi, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan.
“Tujuan akhirnya jelas, yaitu dapat meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan kualitas kopi Gayo yang telah mendunia,” ujarnya.(FJ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....