GPM Berlanjut, Fakhry: Bahan Pangan GPM Berkualitas Premium, Harga Terjangkau

  • 16 Sep 2026 11:09 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Kutacane : Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) hari kedua di Kecamatan Ketambe dan Kecamatan Badar, Senin 14 September 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Pelaksanaan GPM menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah.

Dalam peninjauannya, Bupati menegaskan bahwa komoditas pangan yang disediakan dalam GPM memiliki kualitas baik dengan harga yang lebih terjangkau.

“Bahan pangan yang kita sediakan ini kualitasnya premium. Ini merupakan program pemerintah pusat yang kita sampaikan langsung kepada masyarakat,” ujar Bupati Salim Fakhry di sela-sela kegiatan.

Ia berharap GPM dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah perubahan harga kebutuhan pokok, sekaligus menjaga keterjangkauan dan stabilitas harga pangan di Kabupaten Aceh Tenggara.

Sementara itu, Camat Ketambe, Miftahul Khairi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya GPM di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah menggelar pasar murah di setiap kecamatan. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat,” ungkap Miftahul Khairi.

Ia berharap GPM dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Masyarakat Kecamatan Badar, Nurmaini, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas pelaksanaan GPM yang dinilainya membantu memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Usai meninjau pelaksanaan GPM, Bupati Aceh Tenggara melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Jambur Lak-Lak sekaligus meninjau progres pembangunan tangul jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tenggara menuju Kabupaten Gayo Lues yang rusak akibat bencana Hidrometeorologi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....