UIN Sunan Kalijaga dan IAIN Takengon Perkuat Sinergi

  • 05 Sep 2026 18:50 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Takengon menerima kunjungan silaturrahmi akademik dari Very Julianto, M.Psi., perwakilan tim Task Force LPPM UIN Sunan Kalijaga, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang berlangsung hangat di Ruang LPPM IAIN Takengon tersebut dihadiri secara langsung oleh jajaran pimpinan LPPM beserta para peneliti di lingkungan IAIN Takengon.

Pertemuan tersebut berfokus pada diskusi mengenai ruang lingkup kerja LPPM, khususnya dalam merumuskan strategi peningkatan mutu penelitian, manajemen pendanaan riset, serta inovasi dalam program pengabdian kepada masyarakat (PkM).

Dalam suasana kolaboratif, kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai berbagai tantangan dalam publikasi jurnal bereputasi internasional serta upaya mengoptimalkan skema hibah riset eksternal di tengah keterbatasan alokasi dana DIPA.

Kepala LPPM IAIN Takengon, Dr. Muhammad Riza, M.A., menyambut baik kedatangan tim dari UIN Sunan Kalijaga. Dalam kesempatan tersebut, ia turut memaparkan dinamika serta antusiasme para peneliti muda di lingkungan kampus IAIN Takengon.

“Kami di jajaran LPPM ini, yang kebetulan banyak diisi oleh para peneliti muda, sangat menantikan momentum ini. Kami ingin mendapatkan banyak insight, pandangan-pandangan, masukan-masukan, serta berbagi terkait penyelesaian masalah penelitian. Apalagi saat ini kami juga sedang menyiapkan beberapa proposal untuk pendanaan riset eksternal,” ujar Dr. Muhammad Riza.

Sementara itu, Very Julianto, M.Psi., turut berbagi pengalaman sukses dari UIN Sunan Kalijaga. Ia menyoroti pentingnya kejelian lembaga dalam memetakan peluang pendanaan riset kolaboratif serta membangun jejaring yang kuat, baik di tingkat nasional maupun dengan pihak filantropi dan Non-Governmental Organization (NGO).

“Keterbatasan dana penelitian adalah isu jamak di banyak kampus. Oleh karena itu, kita harus mulai proaktif mencari grant atau hibah penelitian secara mandiri di luar instansi, serta memperkuat skema Riset Kolaborasi. Tujuannya agar outcome riset yang dihasilkan bisa langsung memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat luas,” ungkap Very Julianto dalam diskusinya bersama para peneliti yang hadir.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....