Pemkab Aceh Tenggara Gelar Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Daerah
- 25 Jun 2026 13:21 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Kutacane : Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Daerah dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Aceh Tenggara ke-52 tahun.
Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Negeri 2 Kutacane, Selasa 23 Juni 2026, diikuti oleh 200 peserta dari tingkat sekolah dasar, SMP, serta pengelola perpustakaan desa di Aceh Tenggara.
Bimtek ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta memperkuat pengelolaan perpustakaan sebagai pusat literasi dan sumber pembelajaran masyarakat.
Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, perpustakaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga pusat ilmu pengetahuan dan literasi yang mampu membantu meningkatkan kualitas manusia,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa peningkatan IPLM Kabupaten Aceh Tenggara harus menjadi perhatian bersama. Untuk itu, penguatan perpustakaan di tingkat sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perpustakaan desa perlu terus dilakukan guna mendukung budaya literasi di masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah melalui proses yang panjang, perpustakaan di Aceh Tenggara telah memperoleh apresiasi dan pengakuan tingkat nasional yang berlaku hingga tahun 2028.
“Prestasi ini harus terus ditingkatkan ke depannya,” katanya.
Ia berharap kegiatan bimtek ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan inovasi dan prestasi dalam pengelolaan perpustakaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
| Baca juga: Pemkab Agara Bantu Sond System untuk PD BKMT |
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Tenggara, Muhammad Iqbal Selian, mengatakan bahwa kegiatan bimtek bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat yang saat ini masih perlu mendapat perhatian, termasuk di Aceh Tenggara.
Menurutnya, melalui peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan, pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal sehingga minat baca dan budaya literasi terus berkembang.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengaktifkan dan mengembangkan perpustakaan di lingkungan sekolah maupun desa masing-masing. Literasi merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya perpustakaan Aceh Tenggara berhasil memperoleh akreditasi yang menjadi kebanggaan daerah dan membuka peluang lebih besar untuk mendapatkan dukungan program serta pendanaan dari pemerintah pusat melalui APBN.
Kegiatan bimtek menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh serta Dinas Perpustakaan Aceh Tenggara. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pengelolaan perpustakaan di Aceh Tenggara semakin meningkat dan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan berbudaya literasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....