Kemenag Galus Tinjau Lahan Kantor KUA Putri Betung

  • 15 Apr 2026 15:48 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues, Dr. Abd. Syukur, M.Ag., bersama Kasubbag TU Dharmika Yoga, S.E., M.Pd., Kasi Bimas Islam H. Ridho, S.Th.I., M.H., serta tim monitoring melaksanakan kegiatan turun lapangan ke Kecamatan Putri Betung, Selasa 14 April 2026.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau dan mengecek langsung lahan yang akan dibeli sebagai lokasi pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) Putri Betung. Diketahui, kantor KUA sebelumnya hanyut dan hilang akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu,

Dalam peninjauan tersebut, tim melihat langsung kondisi lahan milik masyarakat setempat yang saat ini sedang dalam proses penawaran antara pihak Kemenag dan pemilik lahan. Keputusan akhir masih menunggu kesepakatan dari pihak penjual.

Di sela-sela kegiatan, tim juga melaksanakan monitoring terkait penertiban administrasi di KUA Putri Betung. Kepala Kantor, Abd. Syukur, menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari ikhtiar dan upaya untuk memastikan lokasi yang dipilih sesuai harapan dan dapat memberikan manfaat jangka panjang.

“Ini adalah bentuk ikhtiar kita dalam memastikan kesiapan lahan, semoga menghasilkan keputusan terbaik demi pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, KUA Putri Betung masih menumpang di MTsS Rambung karena belum memiliki kantor tetap. Meski dalam keterbatasan, semangat para pegawai tetap tinggi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Abd. Syukur juga menekankan pentingnya peran penyuluh agama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pernikahan. Ia mengimbau agar tidak terjadi praktik nikah di bawah tangan dan meminta penyuluh untuk aktif mensosialisasikan syarat dan ketentuan sahnya pernikahan sesuai regulasi yang berlaku.

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya penerapan mekanisme administrasi yang benar dalam setiap layanan di KUA.

Perjalanan menuju lokasi peninjauan tidaklah mudah. Tim harus melewati jalan rusak yang merupakan sisa dampak bencana banjir dan longsor. Namun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim dalam memastikan pelayanan tetap berjalan dengan baik di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam, H. Ridho, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mengusulkan pembangunan KUA Putri Betung melalui skema SBSN. Ia berharap upaya tersebut dapat segera terealisasi.

“Kami terus berikhtiar agar pembangunan KUA melalui SBSN dapat terwujud. Beberapa KUA di kecamatan lain sudah mendapat rehabilitasi, dan kami berharap Putri Betung juga segera menyusul,” ungkapnya.

Ridho juga menambahkan pentingnya penertiban administrasi dengan mengacu pada regulasi yang berlaku serta menjaga kekompakan antarpegawai, khususnya di lingkungan KUA Putri Betung.

Sebagai penutup, Kasubbag TU Dharmika Yoga menekankan pentingnya administrasi kepegawaian, termasuk pemutakhiran data SIAASN tahun 2026. Ia juga mengingatkan agar seluruh pegawai segera menyelesaikan bukti eviden e-Kinerja Triwulan I sebelum batas waktu 30 April 2026, serta memastikan kelengkapan bukti fisik sesuai dengan tugas masing-masing.

Ia juga menegaskan pentingnya tertib administrasi keuangan, terutama dalam kondisi pascabencana, serta mengimbau seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....