Jangan Asal Pakai Lip Balm, Bisa Jadi Bibir Makin Kering
- 29 Jul 2026 12:48 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Cuaca yang semakin dingin atau udara yang kering sering kali membuat bibir menjadi pecah-pecah, mengelupas, dan terasa tidak nyaman. Banyak orang mengandalkan lip balm untuk mengatasinya. Namun, pernahkah Anda merasa bibir justru semakin kering sehingga harus terus-menerus mengoleskan lip balm?
Dr. Susan Massick, spesialis kulit sekaligus Associate Professor Dermatologi di Ohio State University College of Medicine, kondisi tersebut bukan berarti bibir mengalami ketergantungan terhadap lip balm. Namun, bisa jadi produk yang digunakan mengandung bahan yang justru memicu iritasi.
Dr. Massick menjelaskan bahwa penggunaan lip balm tidak menyebabkan kecanduan maupun membuat bibir kehilangan kemampuan alaminya dalam mempertahankan kelembapan.
"Sering memakai lip balm tidak membuat bibir menjadi bergantung. Itu hanyalah mitos," jelasnya, disadur dari Self (29/7/2026).
Terlalu Sering Mengoleskan Lip Balm Bisa Jadi Tanda Iritasi
Meski demikian, jika seseorang merasa perlu mengoleskan lip balm hampir setiap jam, hal tersebut patut diperhatikan. Kondisi itu bisa menjadi pertanda bahwa produk yang digunakan tidak cocok untuk bibir.
Beberapa lip balm mengandung pewangi, perasa buatan, hingga minyak esensial yang awalnya terasa nyaman, tetapi dapat memicu iritasi, terutama pada kulit sensitif.
Akibatnya, bibir terasa semakin kering, meradang, atau mengelupas sehingga pengguna terdorong untuk terus mengoleskan lip balm. Siklus inilah yang membuat kondisi bibir sulit membaik.
Selain itu, kandungan seperti kamper, mentol, dan eucalyptus yang umum ditemukan pada lip balm berlabel medicated juga dapat memberikan sensasi dingin sesaat, tetapi berpotensi mengiritasi bibir jika digunakan terus-menerus.
Kebiasaan Menjilat Bibir Justru Memperparah
Lip balm dengan aroma vanila atau peppermint juga dapat memicu kebiasaan menjilat bibir tanpa disadari. Padahal, air liur bukanlah pelembap alami. Enzim pencernaan yang terdapat di dalam air liur justru dapat merusak lapisan pelindung kulit bibir. Akibatnya, bibir menjadi lebih mudah pecah-pecah setelah air liur mengering.
Pilih Lip Balm dengan Kandungan yang Tepat
Massick menyarankan memilih produk yang mengandung bahan oklusif (occlusive), seperti petrolatum atau dimethicone, karena mampu mengunci kelembapan dan mencegah penguapan air dari permukaan bibir.
Produk yang juga mengandung humektan, seperti gliserin atau asam hialuronat, akan memberikan hasil lebih optimal jika dipadukan dengan bahan oklusif tersebut.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan kandungan lain yang berpotensi menimbulkan alergi, misalnya lanolin. Jika setelah penggunaan muncul rasa perih, gatal, bengkak, atau terbakar, sebaiknya segera hentikan pemakaian dan bersihkan produk dari bibir.
Jangan Lupakan Perlindungan dari Sinar Matahari
Selain menjaga kelembapan, bibir juga membutuhkan perlindungan dari paparan sinar ultraviolet (UV). Sama seperti kulit wajah, bibir memiliki lapisan yang tipis sehingga lebih rentan mengalami kerusakan akibat sinar matahari.
Karena itu, gunakan lip balm yang mengandung SPF atau lapisi lip balm biasa dengan produk ber-SPF saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah sederhana ini dapat membantu mencegah bibir semakin kering, pecah-pecah, sekaligus melindunginya dari kerusakan akibat sinar matahari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....