Cerita di Balik Merah Putih
- 01 Okt 2026 18:36 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Bendera Merah Putih menjadi salah satu simbol yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Di balik dua warna tersebut terdapat perjalanan panjang yang berkaitan dengan sejarah Nusantara dan kemerdekaan Indonesia.
Jejak Merah Putih di Nusantara
Merah di bagian atas dan putih di bagian bawah menjadi ciri Bendera Merah Putih yang dikenal hingga kini. Meski sederhana, penggunaan kedua warna tersebut memiliki sejarah panjang di Nusantara.
Melansir Wikipedia, penggunaan warna merah dan putih telah dikaitkan dengan Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Kedua warna tersebut kemudian kembali digunakan dalam perkembangan gerakan kebangsaan Indonesia pada awal abad ke-20.
Dalam perjuangan menuju kemerdekaan, merah dan putih semakin dikenal sebagai simbol bangsa Indonesia. Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Merah Putih resmi menjadi bendera nasional Indonesia.
Makna Merah dan Putih
Merah dan putih juga memiliki makna yang melekat pada identitas bangsa. Merah kerap dimaknai sebagai keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian.
Karena itu, Merah Putih tidak hanya menjadi identitas negara, tetapi juga simbol perjuangan dan kemerdekaan Indonesia. Dalam sejarah kemerdekaan, terdapat Bendera Pusaka yang memiliki cerita tersendiri. Bendera tersebut dijahit Fatmawati pada Oktober 1944.
Bendera Pusaka pertama kali dikibarkan setelah Soekarno membacakan Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.
Pengibaran tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia. Merah Putih kemudian semakin kuat sebagai simbol perjuangan dan identitas negara yang baru merdeka.
Dari Bendera Pusaka hingga Kini
Perjalanan Bendera Pusaka berlanjut setelah Proklamasi. Bendera tersebut sempat digunakan dalam berbagai upacara kenegaraan selama masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Melansir sumber yang sama, Bendera Pusaka terakhir kali dikibarkan pada 17 Agustus 1968. Setelah itu, pengibaran dalam upacara kenegaraan menggunakan duplikat karena kondisi Bendera Pusaka tidak lagi memungkinkan untuk digunakan.
Hingga kini, Merah Putih tetap hadir dalam berbagai kegiatan kenegaraan dan kehidupan masyarakat. Setiap kali dikibarkan, bendera tersebut mengingatkan pada sejarah perjuangan dan kemerdekaan Indonesia.
Dua warna Merah Putih memang sederhana. Namun, di baliknya terdapat perjalanan panjang tentang Nusantara, perjuangan, Proklamasi, dan lahirnya Indonesia sebagai negara.
Ditulis Oleh: Fahrani Wildani Rangkuti - MagangHub KEMNAKER
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....