Polres Bener Meriah Gelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Karhutla
- 15 Agt 2026 07:23 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Redelong – Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Polres Bener Meriah bersama TNI, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, serta sejumlah instansi terkait menggelar Apel Gelar Pasukan Penanganan dan Pencegahan Karhutla, Jumat 14 Agustus 2026.
Apel yang berlangsung di Lapangan Setdakab Bener Meriah, Kampung Serule Kayu, Kecamatan Bukit, tersebut dipimpin langsung Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., selaku inspektur upacara.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia, Dandim 0119/BM Letkol Arh. Febry Adyanto, S.H., Danyonif RK 114/SM Mayor Inf. Fahrul Yuza, S.H., M.I.P., Kepala Kejaksaan Negeri Bener Meriah Edwar, S.H., M.H., Wakapolres Bener Meriah Kompol Dr. Syabirin, S.H., M.Si., serta unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.
Dalam apel tersebut, personel dari berbagai instansi disiagakan, di antaranya Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, KPH, Tagana, serta unsur terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Kapolres Bener Meriah menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi Karhutla harus terus ditingkatkan, meskipun curah hujan dalam beberapa hari terakhir tergolong cukup tinggi.
“Kita tidak boleh lengah. Perubahan cuaca yang sulit diprediksi dapat sewaktu-waktu menimbulkan berbagai ancaman, termasuk Karhutla. Karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas utama, disertai kesiapan dalam melakukan penanganan apabila terjadi kebakaran,” tegasnya.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan sinergi lintas sektor. Koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah kampung, relawan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
“Apabila menemukan titik api atau adanya potensi Karhutla, segera laporkan kepada pihak yang berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbaunya.
Ia menambahkan, menjaga hutan dan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Apel gelar pasukan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif sekaligus untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Bener Meriah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....