Resam Berume Cultural Performance Art, Budaya Jadi Energi Kebangkitan Masyarakat
- 08 Agt 2026 22:01 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Melalui Resam Berume Cultural Performance Art, Desa Mendale Kembali Bangkit Dengan 120 Penari Massal, Pembangunan Keben,Pemberdayaan UMKM dan Pesta Rakyat
- 120 pelajar akan tampil dalam tari massal, pembangunan keben sebagai simbol ketahanan pangan, UMKM kembali bergerak, dan pesta rakyat menjadi ruang pemulihan pasca bencana
Resam Berume Cultural Performance Art.
RRI.CO.ID, Takengon : Bencana ekologis yang memberi dampak terhadap kehidupan masyarakat Aceh Tengah, salah satunya Desa Mendale yang mana Mendale merupakan desa yang sangat aktif dalam pemanfaatan ruang pariwisata dadn kebudayaan terdampak cukup parah. Dengan melalui sebuah gerakan kebudayaan Sanggar Rempak hadir dengan sebuah semangat baru: mengajak masyarakat kembali bergerak, berkumpul, dan bangkit bersama.
Semangat itu akan diwujudkan melalui Resam Berume Cultural Performance Art, yang digelar pada 19 September 2026 di Desa Mendale, Takengon, Aceh Tengah. Mengusung tema “Resam Berume”, kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan pertunjukan seni. Resam Berume dirancang sebagai ruang kebudayaan yang mempertemukan seni, generasi muda, tradisi, ketahanan pangan, UMKM, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang diharapkan mampu mendorong kembali aktivitas sosial dan perputaran ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini didukung langsung oleh Kementerian Kebudayaan melalui program Dana Indonesia Raya, dengan Sanggar Rempak sebagai salah satu penerima manfaat program yang sudah mengikuti proses kurasi pada tahun 2025 dan di tetapkan sebagai pelaksana.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah/Aparatur Desa Mendale, yang berperan dalam penyediaan ruang kegiatan sekaligus menjadi fasilitator dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi ini menjadi bagian yang sangat penting yang di ambil dari filosofi semangat Resam Berume, di mana kebangkitan kebudayaan tidak dapat berjalan sendiri. Kebudayaan sangat membutuhkan keterlibatan baik dari Praktisi kebudayaan atau pun pelaku, pemerintah, masyarakat, generasi muda, serta ruang-ruang lokal yang menjadi tempat kebudayaan itu akan bertumbuh.
Sejumlah agenda akan menjadi bagian utama kegiatan pada event ini, mulai dari tari massal yang melibatkan 120 pelajar dari berbagai sekolah di Aceh Tengah, pembangunan lumbung atau keben dalam tradisi masyarakat Gayo sebagai simbol kebangkitan pangan masyarrakat, bazar UMKM, hingga pesta rakyat sebagai ruang kebersamaan dan pemulihan psikososial masyarakat. Kegiatan nantinya juga akan menghadirkan Ervan Ceh Kul yang merupakan artis ibu kota, sebagai salah satu pengisi utama pertunjukan pada pesta rakyat.
Resam Berume Cultural Performance Art : Ketika Kebudayaan Menjadi Sebuah Pergerakan
Resam Berume lahir dari gagasan bahwa kebudayaan yang seharusnya tidak hanya dirawat sebagai bentuk warisan, tetapi juga menjadi sebuah energi untuk menghidupkan kembali kehidupan masyarakat. Ketika sebuah pertunjukan digelar, orang-orang akan datang dengan meramaikan kegiatan ini. Ketika orang datang, ruang-ruang ekonomi ikut bergerak sebagai dampak yang nyata. Pelaku UMKM mendapatkan pembeli. Seniman-seniman akan mendapatkan panggung. Anak muda mendapatkan ruang berekspresinya.
Hal ini merupakan sebuah bentuk pergerakan ekosistem masyarakat yang nyata melalui ruang kebudayaan. Tari Masal ini menggerakkan generasi muda kembali mencintai budayanya. Keben mengingatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan.
UMKM menggerakkan ekonomi. Pesta rakyat menguatkan hubungan sosial. Seni menciptakan ruang untuk bertemu dan berekspresi. Semuanya merupakan bagian dari satu bentuk gagasan besar : membangkitkan kembali aktivitas masyarakat melalui kebudayaan, khususnya budaya GAYO.
Bagi Desa Mendale, yang turut menjadi desa yang terdampak bencana ekologis di Aceh Tengah, kegiatan Resam Berume Cultural Performance Art ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk melihat proses pemulihan dengan perspektif yang lebih luas, dengan contoh memanfaatkan menghidupkan dan berupaya memproduksi lahan-lahan sawah yang sudah lama tidak produktif. Bukan hanya bagaimana masyarakat kembali beraktivitas, tetapi bagaimana ruang sosial, budaya, dan ekonomi dapat tumbuh bersama. RESAM BERUME Budaya Hidup, Masyarakat Bangkit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....