BKMT Bener Meriah Gelar Lomba Tausiah Terbaik untuk Lahirkan Daiyah Berkualitas

  • 05 Agt 2026 16:21 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Redelong - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Bener Meriah menggelar Lomba Tausiah Terbaik bagi para daiyah dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan inisiatif Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, selaku Pembina BKMT, bekerja sama dengan Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah.

Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, mengatakan lomba tersebut bertujuan melahirkan daiyah yang memiliki kapasitas keilmuan dan mampu menjadi rujukan dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan keislaman, khususnya yang berkaitan dengan perempuan.

"BKMT merupakan organisasi kaum ibu. Karena itu, kami ingin melahirkan satu atau bahkan beberapa ustazah yang mampu menjawab persoalan-persoalan hukum Islam, khususnya yang berkaitan dengan kewanitaan, sekaligus menjadi daiyah yang dapat membimbing masyarakat," ujarnya, Rabu 5 Agustus 2026.

Menurut Armia, kegiatan ini juga diharapkan mampu mencetak kader-kader daiyah yang menjadi panutan di tengah masyarakat sekaligus memperkuat syiar Islam di Kabupaten Bener Meriah. Ia menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah untuk membangun daerah yang maju, sejahtera, dan masyarakat yang beriman.

Sementara itu, Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah, Dr. Hj. Puspitawati, M.Si., berharap lomba tersebut melahirkan generasi daiyah yang profesional, memiliki wawasan keislaman yang kuat, serta mampu menjadi mitra pemerintah dalam membina kehidupan beragama.

"Melalui pembinaan ini, peserta terbaik diharapkan menjadi kader BKMT yang siap terjun ke tengah masyarakat sebagai pendakwah yang memiliki kapasitas keilmuan, akhlak, serta kemampuan memberikan solusi atas berbagai persoalan keagamaan sesuai tuntunan syariat Islam," katanya.

Sekretaris BKMT Kabupaten Bener Meriah, Yusra Alfata, S.Ahi., menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar mencari pemenang lomba, tetapi juga mencetak daiyah yang memiliki pemahaman mendalam tentang hukum Islam, khususnya persoalan kewanitaan.

Ia menjelaskan, proses seleksi melibatkan peserta dari 10 kecamatan di Kabupaten Bener Meriah yang terbagi dalam dua kategori, yakni kategori remaja usia 17–30 tahun dan kategori dewasa usia 31–45 tahun.

"Daiyah yang terpilih nantinya tidak hanya menerima penghargaan, tetapi juga akan mengikuti pembinaan intensif bersama para pakar agar memiliki kompetensi dalam menyampaikan dakwah serta mampu menjawab berbagai persoalan hukum Islam yang dihadapi masyarakat, khususnya kaum perempuan," jelasnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan seleksi yang berlangsung di Pendopo Bupati pada 4 Agustus 2026. Selanjutnya, enam peserta terbaik yang terdiri atas tiga peserta terbaik kategori remaja dan tiga peserta terbaik kategori dewasa akan tampil pada babak final secara langsung (live) pada 11 Agustus 2026 di Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah.

Para pemenang akan diumumkan pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, di Lapangan Sengeda. Melalui kegiatan ini, BKMT berharap lahir daiyah-daiyah berkualitas yang mampu memperkuat syiar Islam serta memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan kehidupan keagamaan di Kabupaten Bener Meriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....