BLK Redelong Gelar Empat Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun 2026

  • 22 Jul 2026 17:08 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Redelong - Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bener Meriah terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Redelong.

Pada tahun 2026, BLK Redelong memperoleh empat paket pelatihan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah naungan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD BLK Redelong, Endang Mayuzar, S.Pd., M.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 21 Juli 2026. Ia menyampaikan bahwa program pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Menurut Endang, empat paket pelatihan yang dilaksanakan meliputi pelatihan pembuatan roti dan kue (bakery), menjahit, pengelasan SMAW 3G, serta pengelasan SMAW 6G.

Pelatihan pembuatan roti dan kue telah selesai dilaksanakan dengan hasil yang memuaskan. Program tersebut merupakan pelatihan berskala nasional yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, meskipun mayoritas pesertanya berasal dari Kabupaten Bener Meriah.

"Pelatihan roti dan kue ini bersifat nasional sehingga pesertanya berasal dari berbagai daerah. Namun, mayoritas peserta berasal dari Kabupaten Bener Meriah, sementara dari Aceh Tengah hanya beberapa orang. Alhamdulillah seluruh rangkaian pelatihan berjalan dengan lancar," ujar Endang.

Ia menjelaskan, dari 16 peserta yang mengikuti pelatihan, sebanyak 13 orang mengikuti uji kompetensi. Dua peserta berhalangan hadir, sedangkan satu peserta tidak mengikuti ujian. Seluruh peserta yang mengikuti uji kompetensi dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen.

"Sertifikat kompetensi yang diterbitkan diakui secara nasional sehingga dapat menjadi bekal bagi peserta untuk bekerja sesuai bidang keahliannya di berbagai daerah. Saat ini sekitar empat alumni pelatihan roti dan kue telah bekerja maupun membuka usaha secara mandiri," jelasnya.

Untuk pelatihan menjahit, Endang mengatakan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dari sekitar 60 orang pendaftar, hanya 16 peserta yang memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan selama 24 hari atau setara 240 jam pelajaran. Saat ini seluruh peserta sedang menjalani uji kompetensi yang dilaksanakan oleh asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sementara itu, pelatihan pengelasan SMAW 3G juga tengah berlangsung dan dijadwalkan mengikuti uji kompetensi pada 29–30 Juli 2026 dengan menghadirkan tim asesor dari BNSP Pusat. Adapun pelatihan pengelasan SMAW 6G direncanakan mulai dilaksanakan pada 24 Juli 2026.

Endang berharap Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pelatihan vokasi di BLK Redelong. Menurutnya, program tersebut telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas dan penyerapan tenaga kerja asal Kabupaten Bener Meriah.

"Hingga saat ini hampir 53 lulusan pelatihan pengelasan telah bekerja di berbagai daerah, seperti Batam, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera Utara, Aceh, bahkan hingga Amerika Serikat. Hal ini menjadi bukti bahwa pelatihan berbasis kompetensi mampu mencetak tenaga kerja yang profesional dan siap bersaing di pasar kerja," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 terdapat peluang tambahan sekitar 14 paket pelatihan dari pemerintah pusat yang saat ini masih menunggu kepastian. Apabila telah ditetapkan, informasi mengenai pelaksanaan pelatihan tersebut akan segera diumumkan kepada masyarakat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah.

Melalui berbagai program pelatihan berbasis kompetensi ini, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bener Meriah berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan, memperoleh sertifikasi kompetensi nasional, serta memiliki kesempatan lebih besar untuk bekerja maupun berwirausaha. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui penyediaan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....