DP3AKB Bener Meriah dan AWPF Pulihkan Trauma Penyintas Bencana

  • 26 Jun 2026 19:52 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Redelong - Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 dan Hari Anak Nasional, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bener Meriah bekerja sama dengan AWP Foundation (AWPF) melaksanakan kegiatan "Merajut Harapan Pasca Bencana". Kegiatan ini berupa layanan pemulihan psikososial bagi perempuan dan anak penyintas banjir serta tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah, Kamis 25 Juni 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Timang Gajah ini diperuntukkan bagi para penyintas yang masih tinggal di hunian sementara (huntara). Program tersebut menjadi wujud kepedulian dan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana, khususnya perempuan, anak-anak, keluarga, dan masyarakat sekitar, agar mampu bangkit kembali secara mental dan emosional.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh berbagai bentuk pendampingan psikososial, mulai dari sesi konseling, ruang curhat yang aman bagi perempuan, terapi kelompok, dukungan emosional, hingga kegiatan pemberdayaan diri. Sementara itu, bagi anak-anak diselenggarakan terapi bermain, dongeng dan cerita inspiratif, permainan edukatif, edukasi pengenalan emosi, menggambar, mewarnai, serta kegiatan relaksasi.

Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan psikososial kepada para penyintas bencana, membantu memulihkan kondisi mental dan emosional pascabencana, meningkatkan semangat dan harapan untuk masa depan, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dan komunitas.

Selain pendampingan psikososial, kegiatan juga menghadirkan layanan pemulihan mental oleh psikolog anak melalui pendampingan individu maupun kelompok, terapi trauma ringan, penguatan rasa aman dan percaya diri, serta konseling keluarga.

Sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak terdampak bencana, panitia turut memberikan perlengkapan sekolah, alat tulis, buku cerita, mainan edukatif, serta paket makanan sehat.

Kepala DP3AKB Kabupaten Bener Meriah Edi Jaswin menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak yang merupakan kelompok rentan.

"Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat kembali memiliki semangat, rasa percaya diri, dan harapan untuk menata kehidupan yang lebih baik," ujar pihak DP3AKB.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan refleksi harapan bersama sebagai simbol kebangkitan keluarga dan masyarakat Bener Meriah pascabencana.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat HARGANAS ke-33 Tahun 2026 yang menekankan pentingnya penguatan keluarga sebagai fondasi pembangunan. Pada tahun ini, HARGANAS mengusung tema tentang peran keluarga serta pentingnya kehadiran ayah dalam pengasuhan dan penguatan ketahanan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....