Resmikan Pesantren Literasi, Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Budaya Menulis

  • 29 Apr 2026 12:23 WIB
  •  Takengon

RRI.co.id, Bireun – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari, menegaskan pentingnya budaya menulis sebagai warisan intelektual yang lebih bertahan lama dibandingkan sekadar berbicara, Selasa, 28 April 2026.

Menurut Azhari, karya tulis akan terus dikenang dan menjadi kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Ia juga mendorong santri untuk mengembangkan kemampuan literasi dalam berbagai bahasa, termasuk Indonesia, Inggris, Arab, hingga Mandarin, guna memperluas wawasan dan daya saing.

Ia turut menekankan pentingnya pengembangan literasi melalui beragam karya seperti puisi, pantun, dan hikayat, serta dukungan sarana seperti pojok baca dan rak literasi di lembaga pendidikan.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, M Fadhil Rami, menyampaikan bahwa pihaknya telah membiasakan santri menulis secara rutin setiap pekan dalam bahasa Arab dan Inggris sebagai bagian dari penguatan tradisi literasi.

Program literasi di pesantren tersebut telah berjalan sejak pandemi COVID-19 dan berhasil melahirkan sejumlah prestasi, termasuk duta literasi nasional serta tiga rekor dari MURI di bidang literasi santri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....