TPID Bener Meriah Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, IPH Turun 0,46 Persen

  • 21 Apr 2026 18:34 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Redelong – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bener Meriah mengikuti rapat koordinasi (rakor) mingguan pengendalian inflasi daerah yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual, Senin, 20 April 2026.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Bener Meriah, Ihsan, menyampaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu ketiga April 2026 mengalami penurunan sebesar -0,46 persen.

Capaian itu menempatkan Bener Meriah sebagai daerah dengan IPH tertinggi keenam di Aceh.

Menurutnya, penurunan IPH tersebut dipicu oleh turunnya harga sejumlah komoditas pangan yang mendorong terjadinya deflasi daerah.

Faktor lain yang turut memengaruhi antara lain fluktuasi pasokan dan distribusi bahan pangan, kondisi cuaca, hingga perubahan suplai dari daerah produsen.

“Selain itu, masuknya masa panen cabai merah dan bawang merah di tingkat petani juga berkontribusi terhadap penurunan harga komoditas,” ujarnya.

Komoditas yang memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan IPH di Bener Meriah meliputi cabai merah sebesar -0,45 persen, bawang merah -0,13 persen, dan daging ayam -0,12 persen.

Penurunan harga komoditas tersebut dinilai berdampak besar karena merupakan kebutuhan utama masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....