Menag Ajak Umat Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Empati dan Kepedulian
- 21 Mar 2026 00:46 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat empati dan kepedulian sosial setelah menjalani ibadah Ramadan.
Menurutnya, puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter yang lebih peka terhadap sesama.
Dalam pesan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang disampaikan di Jakarta, Jumat (20/3/2026), Menag menegaskan bahwa ibadah puasa mengandung makna mendalam dalam membangun kepekaan sosial, terutama terhadap masyarakat yang hidup dalam kekurangan.
Ia menjelaskan, gema takbir yang menandai berakhirnya Ramadan bukan sekadar penutup ibadah tahunan, tetapi juga simbol kemenangan spiritual.
Kemenangan tersebut, kata dia, terlihat dari kemampuan umat menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari setelah bulan suci berakhir.
Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya kembali ke rutinitas, melainkan keberhasilan mempertahankan semangat kesalehan, kejujuran, disiplin, dan kepedulian yang telah dilatih selama Ramadan.
Menag juga mengingatkan bahwa Idulfitri merupakan waktu yang tepat untuk menyemai kebaikan dan memperluas manfaat bagi lingkungan sekitar.
Keberkahan, ujarnya, akan hadir bagi mereka yang memiliki hati terbuka dan aktif membantu sesama.
Karena itu, umat Islam diharapkan tidak membiarkan semangat Ramadan berakhir bersama datangnya hari raya, tetapi terus menjadikannya pedoman dalam menjalani kehidupan sepanjang tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....