Bener Meriah Terima Bantuan 4.800 Calon Induk Ikan
- 12 Mar 2026 20:54 WIB
- Takengon
RRI.Co.ID, Redelong - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menerima bantuan sebanyak 4.800 ekor calon induk ikan dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam, Jambi, sebagai bentuk dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam upaya memulihkan sektor budidaya perikanan masyarakat pascabencana hidrometeorologi, Rabu 11 Maret 2026.
Bantuan tersebut telah diterima Pemerintah Kabupaten Bener Meriah pada 7 Februari 2026 dan saat ini ditempatkan di Balai Benih Ikan (BBI) Timang Gajah untuk dikelola oleh petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah.
Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada daerah, khususnya dalam membantu pemulihan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Bener Meriah
“Bantuan calon induk ikan ini sangat berarti bagi masyarakat Bener Meriah, terutama dalam menghidupkan kembali operasional Balai Benih Ikan serta mendukung para pembudidaya ikan agar dapat bangkit kembali setelah terdampak bencana hidrometeorologi. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga ke depan Bener Meriah mampu memproduksi benih ikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap keberadaan calon induk ikan tersebut dapat memperkuat fungsi Balai Benih Ikan (BBI) sebagai pusat produksi benih ikan di daerah, bahkan berpotensi menjadi salah satu penyedia benih ikan bagi wilayah sekitar.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah, Uswatun Hasanah, S.P., M.P, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan tim Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang sebelumnya meninjau langsung kondisi wilayah pascabencana di Kabupaten Bener Meriah.
“Setelah kunjungan tersebut, pemerintah daerah mengajukan permohonan bantuan calon induk ikan kepada kementerian. Alhamdulillah permohonan tersebut mendapat respons positif sehingga bantuan dapat direalisasikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dari total 4.800 ekor calon induk ikan yang diterima, terdiri dari 1.200 ekor ikan jantan dan 3.600 ekor ikan betina. Saat ini calon induk ikan tersebut sedang menjalani proses adaptasi dan pemeliharaan di BBI Timang Gajah.
“Diperkirakan dalam waktu sekitar 45 hari atau sekitar satu setengah bulan sejak diterima, calon induk ikan tersebut akan memasuki masa pemijahan. Dengan demikian, sekitar akhir Maret 2026 diharapkan sudah mulai memasuki tahap pemijahan dan selanjutnya dapat memproduksi benih ikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah optimis bantuan tersebut akan mendorong kembali perkembangan sektor budidaya perikanan serta menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di daerah tersebut