Cinta, Harapan dan Pengorbanan! Tertata Indah Bermula Bersekolah
- 13 Jul 2026 21:10 WIB
- Takengon
Page break
Oleh: Zulkarnain (Guru Besar IAIN Takengon)
Nyata di hadapan mata, hampir seluruh area sekolah ramai, bukan hanya sepeda motor yang berparkir padat, tetapi juga banyak orang dewasa yang memapah- menggandeng anak putri maupun anak putra, keramaian pada area sekolah itu terjadi karena tepat pada hari ini Senin 14 Juli 2026 merupakan hari pertama murid hadir ke sekolah, ikut serta para orang tua atau walinya.
Sekolah sebagai tempat menempa-mengembangkan segenap potensi insani. Para orang tua dengan penuh cinta, menyekolahkan putra-putrinya. Semoga para pendidik membalas cinta itu, melalui keseriusan memberi didikan kepada sang anak.
Kekuatan rasa cinta yang dicurahkan dengan penuh tulus dari orang tua dan para pendidiknya disekolah menjadi arus terbentuknya cinta anak dalam belajar, bahagia dalam lingkungan belajar. Cinta orang tua, cinta pendidik, dan cinta murid dan belajar, modal memperkuat harapan dan asa untuk kebaikan di masa depan.
Pada mata hati, jiwa-raga para orang tua pasti ada benih harapan, harapan yang bertumbuh, menuju tempat berlabuh istimewa bagi putra putrinya. Harapan para orang tua itulah siyogyanya disambut oleh para pihak di sekolah. Harapan memberi energi, membentangkan jalan, menyiapkan tangga menuju cita-cita pembelajar.
Cinta dan harapan para orang tua dan para pihak di sekolah untuk membentuk insan, berilmu, berakhlak, serta taat beribadah, serta karakter yang baik lainya, harus disertai pengorbanan. Kesiapan berkorban bagi kesuksesan putra-putri yang dicintai dan kepadanya tertitip harapan, merupakan daya dukung bagi menepis rintangan dan hambatan yang kerap terjadi dalam menyekolahkan putra-putri.
Intensitas pengorbanan tentu berbanding lurus dengan cinta dan harapan. Pondasi dasarnya tentu kekuatan niat, Allah yang memberi jalan dan pertolongan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....