Dokter Apri : Pembesaran Prostat Bisa Picu Infeksi Saluran Kemih

  • 31 Mei 2026 21:08 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Pembesaran prostat menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami pria seiring bertambahnya usia. Kondisi ini tidak hanya mengganggu proses buang air kecil, tetapi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih (ISK) jika tidak ditangani sejak dini.

Dokter spesialis penyakit dalam, Aprikonus Loris, mengatakan bahwa pria, khususnya yang berusia lebih dari 50 tahun, perlu lebih memperhatikan kesehatan saluran kemih dan prostat melalui pemeriksaan atau screening secara berkala.

"Para lelaki, terutama yang sudah berusia di atas 50 tahun, sebaiknya segera melakukan screening kesehatan saluran kemih, termasuk pemeriksaan kesehatan prostat. Langkah ini penting untuk mendeteksi adanya pembesaran prostat sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," ujar Dokter Apri.

Menurutnya, pembesaran prostat dapat menyebabkan aliran urine terhambat sehingga kandung kemih tidak dapat dikosongkan secara sempurna. Sisa urine yang tertinggal dalam kandung kemih berpotensi menjadi tempat berkembangnya bakteri yang kemudian memicu infeksi saluran kemih.

Ia menjelaskan bahwa deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengenali berbagai gejala awal yang mungkin muncul, meskipun terlihat ringan.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama pada malam hari, aliran urine yang melemah, rasa tidak tuntas setelah berkemih, sulit memulai buang air kecil, hingga munculnya rasa nyeri atau tidak nyaman saat berkemih.

"Jika ada gejala sekecil apa pun yang berkaitan dengan saluran kemih atau prostat, jangan diabaikan. Segera konsultasikan kepada dokter pribadi ataupun datang ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut," kata Dokter Apri, yang juga adalah Ketua IDI Cabang Sangihe ini.

Ia menambahkan, semakin cepat gangguan prostat diketahui, semakin besar peluang untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih maupun komplikasi lain yang dapat memengaruhi kualitas hidup pasien.

Melalui pemeriksaan rutin dan kesadaran terhadap gejala awal, diharapkan pria dapat menjaga kesehatan prostat dan saluran kemih dengan lebih baik, terutama memasuki usia lanjut yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami pembesaran prostat. (Arsitini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....