Lima Penyebab Tersering Lutut Bengkak, Jangan Diabaikan
- 31 Agt 2026 23:40 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Lutut yang tiba-tiba atau berulang kali mengalami pembengkakan tidak selalu disebabkan oleh cedera. Kondisi tersebut dapat terjadi akibat penumpukan cairan di dalam atau sekitar sendi lutut yang dipicu berbagai masalah kesehatan.
Dokter Aprikonus Loris, spesialis Penyakit dalam, menjelaskan terdapat sejumlah penyebab yang cukup sering ditemukan pada kasus lutut bengkak.
Berikut lima di antaranya:
- Osteoarthritis
Osteoarthritis atau pengapuran sendi merupakan salah satu penyebab yang sering menimbulkan keluhan pada lutut. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan atau penipisan tulang rawan sendi secara bertahap sehingga dapat memicu nyeri, kaku dan pembengkakan. - Asam urat
Penumpukan kristal asam urat di dalam sendi dapat menyebabkan peradangan. Selain jempol kaki, serangan asam urat juga dapat terjadi pada lutut dan menyebabkan pembengkakan serta nyeri yang cukup berat. - Cedera atau penggunaan berlebihan
Cedera saat berolahraga, terjatuh, terkilir atau aktivitas yang memberikan beban berlebihan pada lutut dapat menyebabkan jaringan di sekitar sendi mengalami peradangan dan memicu penumpukan cairan. Cedera ligamen maupun meniskus termasuk kondisi yang dapat menyebabkan lutut membengkak. - Bursitis
Bursitis merupakan peradangan pada bursa, yaitu kantong kecil berisi cairan yang berfungsi membantu mengurangi gesekan di sekitar sendi. Kondisi ini dapat dipicu tekanan berulang, terlalu sering berlutut, aktivitas berlebihan maupun cedera. - Infeksi pada sendi
Infeksi pada sendi lutut atau septic arthritis merupakan kondisi yang perlu mendapat perhatian serius. Lutut dapat membengkak, terasa nyeri, hangat atau kemerahan dan dapat disertai demam. Kondisi seperti ini membutuhkan pemeriksaan medis segera karena infeksi pada sendi dapat menyebabkan kerusakan serius.
Menurut Dokter Apri, penyebab lutut bengkak tidak dapat dipastikan hanya dari gejala pembengkakan. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan, bila diperlukan, pemeriksaan penunjang seperti rontgen, USG, MRI atau pemeriksaan cairan sendi untuk mengetahui penyebabnya.
Karena itu, masyarakat disarankan tidak mengabaikan pembengkakan lutut, terutama apabila disertai nyeri berat, sulit berjalan, lutut terasa panas dan kemerahan, atau demam. Pemeriksaan oleh tenaga medis diperlukan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani secara tepat. (Arsitini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....