Wamen ATR/BPN: Pemetaan Tanah Kunci Dukung Asta Cita Presiden

  • 18 Jun 2026 07:11 WIB
  •  Tahuna

RRI. CO. ID, Tahuna - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, menjadi pembicara dalam Akademi Politik yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Jakarta, Sabtu.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Asta Cita sebagai Kompas Peradaban: Meneguhkan Kepemimpinan Bangsa yang Tangguh, Berdaulat, dan Berkemajuan” dengan menghadirkan mahasiswa sebagai peserta utama kegiatan.

Dalam paparannya, Ossy Dermawan menegaskan sektor pertanahan memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui penyediaan lahan pembangunan nasional.

Menurutnya, berbagai program prioritas seperti swasembada pangan, energi, pengelolaan air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, serta ekonomi biru membutuhkan dukungan ketersediaan lahan yang memadai.

Ossy menjelaskan kondisi sumber daya agraria Indonesia didominasi wilayah laut sekitar 77 persen, sedangkan daratan mencapai 23 persen atau sekitar 189 juta hektare.

"Dari total daratan tersebut, sekitar 118,1 juta hektare atau 62,5 persen merupakan kawasan hutan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan saat ini," ujar Wamen Ossy di lansir Humas Kantah Sangihe.

Sementara itu, areal penggunaan lain seluas 70,1 juta hektare menjadi kewenangan Kementerian ATR/BPN, dengan sekitar 79,5 persen wilayahnya telah berhasil dipetakan pemerintah.

Saat ini, Kementerian ATR/BPN terus menyelesaikan pemetaan 20,5 persen bidang tanah tersisa, terutama di wilayah perbatasan dan kawasan yang berbatasan hutan.

Di hadapan mahasiswa UMJ, Ossy menegaskan pemetaan menjadi fondasi integrasi data melalui Kebijakan Satu Peta guna mengurangi sengketa, konflik agraria, serta tumpang tindih ruang.(Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....