TPK Hotel di Solo Turun Jadi 49,22 Persen pada Juli 2026

  • 10 Sep 2026 19:42 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Solo pada Juli 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo mencatat penurunan terjadi pada seluruh klasifikasi hotel, baik hotel berbintang maupun nonbintang.

Kepala BPS Kota Solo, Ratna Setyowati, mengatakan TPK hotel bintang pada Juli 2026 tercatat sebesar 49,22 persen. Angka tersebut turun 5,82 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, tingkat penghunian kamar hotel nonbintang juga mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan pada hotel nonbintang tercatat sebesar 3,07 poin, sedangkan hotel bintang turun 2,96 poin.

“Untuk bulan Juli di hotel bintang maupun nonbintang, okupansinya mengalami penurunan dibandingkan bulan Juni maupun Juli tahun sebelumnya,” kata Ratna.

Menurut Ratna, kondisi tersebut menggambarkan adanya penurunan mobilitas atau perjalanan wisatawan yang memanfaatkan fasilitas penginapan di Kota Solo. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah tidak adanya periode libur panjang pada Juli setelah berakhirnya masa libur tahun ajaran baru.

Meski mengalami penurunan, hotel bintang empat masih mencatat tingkat penghunian kamar tertinggi, yakni 54,64 persen. Ratna mengatakan penurunan tingkat penghunian kamar juga diikuti perubahan rata-rata lama menginap wisatawan.

Hotel bintang empat menjadi pengecualian karena rata-rata lama menginap masih bertahan pada 1,52 hari. Sementara itu, rata-rata lama menginap di sejumlah kategori hotel lainnya cenderung menurun, sedangkan hotel bintang satu mengalami kenaikan tipis sebesar 0,03 poin.

“Rata-rata lama menginap di sejumlah kategori hotel lainnya cenderung menurun. Hotel bintang 1 justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,03 poin,” ucapnya.

Dari sisi asal wisatawan, wisatawan nusantara yang menginap di hotel bintang empat mengalami peningkatan. Sementara itu, kategori hotel bintang lainnya cenderung mengalami penurunan.

Adapun wisatawan mancanegara yang menginap di hotel bintang tiga mengalami peningkatan rata-rata lama menginap. Rata-rata lama menginap wisatawan mancanegara di kategori tersebut naik dari 1,47 hari menjadi 1,79 hari pada Juli 2026.

Ratna mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu fenomena yang perlu dicermati untuk melihat pola perjalanan wisatawan dan perkembangan sektor perhotelan di Kota Solo. Data tersebut juga menjadi gambaran perkembangan tingkat hunian hotel berdasarkan karakteristik wisatawan pada Juli 2026. (SIFA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....