Libur Sekolah Dongkrak Okupansi Hotel di Solo, Sejumlah Hotel Nyaris Penuh
- 26 Jun 2026 19:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Momentum libur panjang sekolah mulai berdampak pada meningkatnya tingkat hunian sejumlah hotel di Kota Solo. Beberapa hotel bahkan mencatat okupansi mendekati 90 persen seiring meningkatnya kunjungan wisatawan selama masa liburan.
Salah satu jaringan hotel yang mengalami peningkatan okupansi adalah Lorin Group. Sejumlah unit hotel yang dikelolanya, yakni Lorin Hotel, Syariah Hotel, dan D'Wangsa Hotel, mencatat kenaikan tingkat hunian dalam beberapa hari terakhir.
Marcom Lorin Group, Septina Fadia Putri, mengatakan tingkat hunian mulai menunjukkan peningkatan sejak 24 Juni 2026. Menurutnya, okupansi di Syariah Hotel telah mencapai 88 persen, D'Wangsa Hotel 71 persen, sedangkan Lorin Hotel masih berada di angka 33 persen.
“Reservasi mulai berjalan dan terus bergerak naik. Karakteristik tamu saat ini banyak yang melakukan pemesanan secara last minute, terutama untuk akhir pekan, sehingga okupansi tidak bisa dipantau jauh-jauh hari, namun grafiknya terus menunjukkan peningkatan,” kata Septina kepada RRI, Kamis 25 Juni 2026.
Ia menjelaskan, tamu yang menginap berasal dari berbagai daerah, di antaranya Yogyakarta, Semarang, Pacitan, dan Malang. Selain wisatawan luar kota, masyarakat Solo Raya juga memanfaatkan momentum libur sekolah untuk menikmati staycation bersama keluarga.
Menurut Septina, tren pemesanan diperkirakan masih akan terus meningkat seiring masih berlangsungnya masa libur sekolah. Karena itu, pihak hotel terus memantau perkembangan reservasi yang mayoritas dilakukan mendekati waktu menginap.
Sementara itu, kondisi berbeda dialami sebagian hotel lainnya. Director of Sales and Marketing Grand Mercure Solo Baru, Weni Fitriati, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum melihat peningkatan okupansi yang signifikan selama libur sekolah.
“Untuk libur sekolah kali ini belum ada perubahan okupansi yang signifikan. Dampaknya masih belum terlalu terlihat,” kata Weni.
Weni menilai kondisi tahun ini berbeda dibandingkan periode liburan sekolah pada tahun-tahun sebelumnya yang umumnya mampu mendongkrak tingkat hunian kamar hotel secara signifikan.
Menurutnya, salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi tersebut adalah kebijakan efisiensi yang membuat masyarakat lebih selektif dalam membelanjakan anggaran untuk kebutuhan wisata dan akomodasi.
Meski demikian, pelaku industri perhotelan tetap optimistis tingkat hunian akan meningkat menjelang akhir pekan dan memasuki puncak libur sekolah dalam beberapa pekan mendatang. (SF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....