Promosikan Wisata Desa, 140 Bikers Jelajahi Potensi Tersembunyi Sragen

  • 10 Mei 2026 11:15 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Upaya memperkenalkan potensi wisata desa di Kabupaten Sragen terus digalakkan. Melalui kegiatan "One Day Regency Tour Sragen Adventure 2026", sebanyak 140 peserta dengan 70 sepeda motor menjelajahi sejumlah destinasi wisata lokal pada Minggu 10 Mei 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Yayasan Pastika Kabupaten Sragen ini dilepas langsung oleh Ketua DPRD Sragen, Suparno, dari Rumah Dinas Ketua DPRD. Sebelum keberangkatan, para peserta mendapatkan pembekalan safety riding dari Satlantas Polres Sragen untuk menjamin ketertiban dan keamanan selama di jalan raya.

Dalam rute touring tersebut, para peserta mengunjungi beberapa titik wisata yang dinilai potensial namun belum populer, di antaranya Umbul Ngepok Kedawung, Sendang Selo Penangkep Jambeyan, Kandang Wayang Jenar, Sendang Pancuran Tangen, hingga berakhir di titik nol Gunung Kendeng, Desa Blangu.

Kepala Desa Karangpelem, Suwarno, saat menyambut rombongan di Umbul Ngepok mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mengangkat situs sejarah dan destinasi lokal agar lebih dikenal masyarakat luas.

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenalkan situs-situs sejarah dan destinasi wisata di Sragen, khususnya yang belum banyak dikenal agar lebih populer dan diminati warga luar daerah," ujar Suwarno.

Suwarno menambahkan, letak Desa Karangpelem yang berada di perbatasan Sragen-Karanganyar sangat strategis untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pihaknya berharap melalui promosi yang masif, angka kunjungan wisata ke desanya terus meningkat.

Selama perjalanan, seluruh peserta diwajibkan mematuhi aturan ketat, seperti larangan penggunaan knalpot brong dan kewajiban menjaga kesopanan di lokasi sakral atau punden. Sebagai bentuk promosi digital, para bikers juga mengunggah konten kegiatan melalui media sosial masing-masing.

Rangkaian acara ditutup di Desa Blangu dengan aksi lingkungan berupa penanaman pohon. Aksi ini menjadi simbol keberlanjutan alam di kawasan Gunung Kendeng sekaligus komitmen menjaga kelestarian destinasi wisata berbasis desa di Sragen agar mampu menggerakkan ekonomi lokal. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....