Ketua PWI Sebut Media Jadi Kunci Branding Kota Solo
- 07 Mei 2026 19:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Aktivitas city branding dinilai tidak dapat dipisahkan dari peran media sebagai penyebar informasi kepada publik. Hal tersebut menjadi salah satu poin utama dalam forum "Rembuk Kutho 2026" yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat untuk merumuskan masa depan branding Kota Solo, Kamis 7 Mei 2026.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta, Anas Syahirul, menegaskan bahwa gerakan city branding sebuah kawasan membutuhkan eksposur yang luas agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh masyarakat. Media massa maupun platform media sosial menjadi sarana paling efektif untuk mencapai tujuan tersebut.
"Aktivitas branding kota atau sebuah kawasan itu mau tidak mau tidak bisa lepas dari eksposur. Artinya, eksposur yang paling luas adalah di media, baik media mainstream maupun platform media sosial," katanya.
Anas menilai keputusan untuk melibatkan kalangan media dalam forum Rembug Kutho merupakan langkah yang sangat tepat. Menurutnya, tanpa dukungan publikasi, segala bentuk gerakan branding tidak akan memiliki dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
"Apapun gerakannya, ketika tidak tersampaikan kepada masyarakat, maka pesan-pesan branding itu tidak akan sampai. Akibatnya, orang tidak akan tahu makna, keunggulan, maupun tujuan yang ingin dicapai oleh kota tersebut," katanya menjelaskan.
Selain masalah eksposur, Anas juga menyoroti pentingnya keberlanjutan atau sustainability dalam setiap kampanye branding. Media memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar informasi mengenai potensi kota terus tersampaikan secara konsisten dan berkesinambungan.
"Laporan media harus berlanjut. Media mempunyai peran untuk menjaga konektivitas ini dengan semua kelompok," ucapnya menambahkan.
Anas juga menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah harga mati dalam menyukseskan branding Solo di masa depan. Sinergi antara pemerintah, pelaku industri kreatif, dan media massa harus terjalin erat untuk menjaga satu frekuensi yang sama. (Reza/MI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....