Rembuk Kutho 2026 Satukan Visi Branding Kota Solo
- 07 Mei 2026 19:17 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Berbagai elemen masyarakat, komunitas kreatif, hingga pemangku kepentingan pemerintahan berkumpul dalam forum "Rembuk Kutho 2026" di Loji Gandrung, Kamis 7 Mei 2026. Forum ini digelar untuk menyatukan visi dalam membangun masa depan branding Kota Solo agar lebih kuat, progresif, dan tetap berakar pada karakter budaya.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menekankan bahwa branding sebuah kota harus menjadi satu kesatuan roh yang tidak terpisahkan dari aktivitas warganya. Ia mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam menjaga konsistensi identitas Solo di tengah perkembangan zaman.
"Branding itu tidak hanya sekadar ditempelkan saja, tapi harus terus didengarkan, dinikmati, dan dirasakan. Ini harus menjadi satu roh atau nyawa yang menyatukan semua pihak," ujar Astrid saat memberikan arahan.
Astrid menambahkan, Pemerintah Kota Surakarta mendukung penuh pembedahan subsektor branding, mulai dari seni, budaya, sejarah, hingga kuliner. Menurutnya, aset sejarah dari nama kelurahan hingga kampung di Solo memiliki kekuatan narasi yang luar biasa untuk dipromosikan lebih luas.
"Dinas-dinas kami banyak, khususnya dari Disbudpar nanti bisa membantu untuk breakdown langkah-langkah ke depan dan tidak berhenti pada forum hari ini," katanya menjelaskan.
Forum Rembug Kutho 2026 ini diinisiasi oleh Duo Wening Jepank (Duonya Solo), pasangan aktivis city branding yang selama ini konsisten mengangkat citra Solo lewat karya musik. Mereka mengajak seluruh elemen kota bergerak bersama memperkuat identitas Solo melalui pendekatan komunikasi publik modern.
Dalam diskusi tersebut, Solo dinilai memiliki modal sejarah dan kekuatan komunitas yang besar untuk berkembang sebagai kota budaya modern yang adaptif. Kolaborasi nyata dijalin bersama berbagai organisasi seperti PMS, PWI, PHRI, hingga pelaku industri kreatif dan event organizer lokal. (Reza/MI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....