PG Tasikmadu Siap Bersolek Jadi Wisata Haritage

  • 15 Mei 2025 21:14 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Karanganyar: Pabrik Gula (PG) Tasikmadu, Karanganyar bakal ditata menjadi kawasan wisata haritage di Kabupaten Karanganyar. Gagasan yang diusung pemerintah Kabupaten Karanganyar itu, mulai memasuki tahap realisasi perijinan kerjasama.

Perusahaan Umum Daerah (PUD) Aneka Usaha ditunjuk Pemkab Karanganyar untuk menggarap ide pelestarian cagar budaya Karanganyar dengan konsep wisata.

Tahap perijinan mulai disusun PUD Aneka Usaha dengan PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) Surabaya sebagai perusahaan holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) selaku pemilik PG Tasikmadu.

Wabup Karanganyar Adhe Eliana mengatakan, tahap awal perencanaan revitalisasi akan fokus dilakukan pada bekas rumah-rumah karyawan pabrik di area luar pabrik, dan Agrowisata Sondokoro di area dalam pabrik. Menurutnya, gagasan ini akan membuat PG Tasikmadu jadi ikon baru Karanganyar.

"Saya berharap kawasan PG Tasikmadu dapat dikembangkan menjadi kompleks cagar budaya terpadu yang tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga menjadi etalase seni dan budaya di Kabupaten Karanganyar. Ini akan menjadi ikon baru wisata heritage di Karanganyar," kata Adhe kepada wartawan usai rapat koordinasi pengelolaan PG Tasikmadu di Rumdin Bupati Karanganyar, Kamis (15/5/2025).

Sementara itu, Direktur Utama PUD Aneka Usaha, Samidi mengatakan, konsep haritage atau budaya dengan dibalut wisata telah digarap oleh akademisi dari UNS Solo. Nantinya, tahap awal revitalisasi PG Tasikmadu akan difokuskan pada kawasan wisata Sundokoro dengan membangkitkan kembali museum kereta api uap yang menyatu dengan suasana tempo dulu.

"Ya nanti ada suasana jaman dulu, kita hidupkan juga kereta uapnya itu, konsepnya sudah ada," ujarnya.

Menurut Samidi, tahap perizinan ditergetkan rampung akhir bulan Mei yang kemudian akan dilanjutkan dengan penandatangan MoU atau naskah kerjasama dengan berbagai pihak. Melalui percepatan ini, maka pihaknya bisa mempercepat tahapan revitalisasi.

"Kita upayakan bulan ini selesai, dan yang kita kerjakan di kawasan wisata Sundokoro dulu, nanti ada musuem kereta, kereta uap, hutan kota. Ini kan bangunan cagar budaya di PG Tasikmadu, tentu akan dijaga dan dirawat dengan baik. Sehingga konsep wisata yang kita bangun, konsep wisata heritage," katanya.

Selain bangunan-bangunan kuno peninggalan Belanda, Samidi menyebut, akan menyiapkan pakaian bergaya ala Kolonial bagi pengunjung yang masuk ke kawasan tersebut.

"Kita juga siapkan nanti pengunjun masuk sewa pakaian ala kolonial belanda, jadi konsep menikmati wisata heritage atau kembali ke masa lalu dapat dirasakan pengunjung," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....