Wawali Solo Pastikan 31 Rusa Sriwedari Sehat, Siapkan Penataan serta Penangkaran
- 06 Jun 2026 17:13 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta memastikan 31 ekor rusa yang berada di kawasan Taman Sriwedari, Solo dalam kondisi sehat. Kepastian itu disampaikan Wakil Wali kota Solo Astrid Widayani saat mengunjungi Taman Sriwedari bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo Maretha Dinar Cahyono, Sabtu 6 Juni.
Peninjauan ke kawasan wisata tersebut menyusul banyaknya laporan hewan rusa memakan sampah sisa makanan dan tidak terawat. Astrid mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan seluruh rusa yang berada di Taman Sriwedari mendapatkan pakan dan tempat istirahat yang memadai.
Meski demikian, Pemkot akan melakukan penataan kawasan sekaligus mengkaji pengembangan penangkaran agar pengelolaan satwa lebih baik dan tetap nyaman bagi pengunjung.
"Kami memastikan secara umum seluruh rusa sehat, menerka memiliki tempat untuk beristirahat dan kebutuhan pakan juga sudah disiapkan. Kedepan kawasan ini akan terus dibenahi agar lebih nyaman, aman dan bersih," ujarnya.
Astrid mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi salah satunya terkait pengelolaan lingkungan. Pasalnya rusa terkadang terlihat memakan sampah yang berada disekitar kawasan.
Untuk itu Pemkot Solo akan menerapkan standart tempat sampah yang lebih aman dan tertutup sehingga tidak terjangkau satwa.

Sementara itu Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono menjelaskan kondisi kesehatan rusa terus dipantau secara berkala melalui koordinasi dengan tenaga kesehatan hewan.pemantauan dilakukan baik terhadap rusa yang sakit maupun baru melahirkan," katanya
"Kami selalu berkoordinasi untuk memeriksakan kesehatan rusa selain itu setiap tiga bulan sekali kami juga melaporkan perkembangan rusa kepada BKSDA sesuai ketentuan selesai terbitnya izin penangkaran," katanya.
Maretha menambahkan, izin penangkaran rusa di Taman Sriwedari telah terbit sejak November 2025. Pemeliharaan satwa tersebut juga didukung anggaran pemerintah daerah serta kerja sama dengan berbagai pihak dalam aspek kesehatan hewan.
Terkait rencana pembangunan pagar atau pembatas kawasan , Maretha mengatakan hal tersebut masih dalam tahap kajian. (SF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....