Solo Menari Jadi Media Promosi Pariwisata Internasional

  • 30 Apr 2025 18:37 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Agenda tahunanan Solo Menari bisa menjadi media promosi pariwisata Kota Surakarta hingga Mancanegara. Hal itu disampaikan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur, Agustin Peranginangin saat menghadiri pembukaan Solo Menari di Ngarsopuro, pada Selasa (29/4/2025).

Agustin Peranginangin juga berharap, agenda Solo Menari yang sudah berturut-turut masuk Karisma Event Nusantara ini bisa terus diadakan tanpa melihat adanya momen-momen tertentu saja.

"Kami harapkan event seperti ini tidak hanya berhenti di moment-moment hari tertentu tapi bisa setiap saat ada. Sehingga pariwisata di Solo bisa bertumbuh dengan baik yang pada akhirnya memberikan kemanfaatan berupa kesejahteraan kepada masyarakat baik yang terlibat langsung di pariwisata dan masyarakat lain," kata Agustin Peranginangin.

Lebih lanjut, Agustin Peranginangin ingin Solo Menari bisa diadakan lebih luas dengan mengundang lebih banyak lagi masyarakat dari luar Kota ataupun Provinsi untuk ikut berkolaborasi dalam memeriahkan agenda perayaan hari tari dunia.

"Harapannya Solo Menari lebih baik lagi, lebih banyak komunitas berkolaborasi seperti tahun ini sudah menghadirkan dari berbagai Provinsi, tahun depan bisa bertambah lagi dari Provinsi lainnya. Ini juga dipromosikan ke Mancanegara, jadi ke depan promosi kita tidak hanya kawasan saja, tapi juga Kalender Event," katanya menambahkan.

Sementara itu, Direktur Program Solo Menari 2025, Heru Mataya, menjelaskan alasan Daun Menari menjadi tema yang diangkat. menurutnya memadukan Daun dalam acara Solo Menari sebagai suatu usaha mencintai dan merawat alam melalui daun, melalui ekspresi para penari.

"Jadi tema tahun ini adalah daun menari, ini adalah suatu usaha untuk kita bisa mencintai dan merawat alam melalui daun, melalui ekspresi para penari dari berbagai Kota di Indonesia dari usia 5 tahun sampai 73 tahun. Ini suatu perayaan di mana tari menjadi bahasa bersama, bahasa kemanusiaan kita lebih dekat dengan tari, masyarakat dan Indonesia," ucap Heru Mataya.

Sedangkan Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani yang juga hadir membuka acara Solo Menari di Ngarsopuro mewakili Pemerintah Kota (Pemkot), berharap agenda tari tahunan ini bisa menjadi pemicu kreativitas bagi masyarakat.

"Saya berharap kegiatan Solo Menari 2025 ini akan menjadi ajang bagi kita semua untuk menumbuhkan kreativitas tari di masyarakat sekaligus menjadi media mempromosikan potensi pariwisata Kota Surakarta," ujar Astrid Widayani.

Pembukaan Solo Menari di Ngarsopuro sendiri diikuti 750 orang dari berbagai lingkup, seperti masyarakat, para penari, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga para tenaga kesehatan yang ikut memeriahkan acara. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....