ASEPHI Solo Raya Dorong UMKM Naik Kelas
- 26 Sep 2026 07:16 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Solo Raya mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) beradaptasi dengan pemasaran digital. Hal tersebut mengemuka dalam Obrolan Komunitas RRI Surakarta pada Senin, 21 September 2026.
Sekretaris Badan Pengurus Cabang (BPC) ASEPHI Solo Raya, Sri Margo Waluyo mengatakan bahwa ASEPHI Solo Raya menjadi wadah pelaku kerajinan di sejumlah wilayah. Anggotanya bergerak di bidang batik, fashion, kaca, rotan, dan kerajinan tembaga.
ASEPHI Solo Raya saat ini memiliki sekitar 180 anggota. Organisasi tersebut menaungi pelaku usaha dari Solo Raya dan sejumlah sentra kerajinan.
Anggota ASEPHI, Sumartoyo mengatakan bahwa keanggotaan ASEPHI memiliki proses seleksi dan kurasi produk. Produk dinilai dari mutu, kualitas, desain, dan kemampuan produksinya.
“Kalau arahnya ekspor, kemampuan produksi dan kualitas produk menjadi ukuran,” ujar Sumartoyo.
ASEPHI juga mendorong anggota memanfaatkan pameran sebagai sarana evaluasi produk. Pelaku usaha dapat melihat respons pasar sekaligus membandingkan produk dengan kompetitor.
Sri Margo Waluyo mengatakan pemasaran digital menjadi tantangan bagi sebagian anggota. Ia mendorong pelaku usaha mulai memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar.
“Sekarang kita menggiatkan pelatihan-pelatihan yang terkait dengan digital marketing,” kata Sri Margo Waluyo.
Menurutnya, pelaku usaha tidak selalu harus membuat stok produk terlebih dahulu. Pemasaran melalui katalog digital dapat dilakukan sebelum produksi dalam jumlah besar.
ASEPHI juga menekankan pentingnya kreativitas, inovasi, produktivitas, dan daya saing. Keempat aspek tersebut dinilai penting menghadapi perubahan pasar dan persaingan usaha.
Sri Margo Waluyo mengatakan, pameran juga dapat menjadi sarana menguji penerimaan produk. Hasil pameran dapat digunakan pelaku UMKM untuk mengevaluasi desain, harga, dan strategi pemasaran. (CA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....