Gantiwarno Menari 2026: Di Antara Antusiasme Budaya dan Tuntutan Dampak Nyata

  • 30 Jul 2026 14:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Gelaran Kolosal Gantiwarno Menari 2026 yang membentang di sepanjang jalan depan Kantor Kecamatan Gantiwarno, Rabu 29 Juli 2026, berhasil menyedot perhatian publik. Aksi sekitar 500 penari muda dari gabungan pelajar sekolah serta tiga sanggar seni, Sanggar Sekar Langit, Setiaji, dan Begog Kiatdiarjo, menjadi pemandangan yang menyegarkan.

Meski momentum Hari Tari Dunia pada 29 April lalu telah berlalu, langkah merangkul generasi muda untuk menari bersama tetap patut diacungi jempol.

Pemilihan materi tarian seperti Tari Jathilan Gaul dan Tari Tayub lokal terbukti menjadi strategi yang komunikatif. Walaupun tarian yang disajikan tidak sepenuhnya terikat pakem klasik dan cenderung bersifat kontemporer, panggung ini berhasil membakar semangat anak muda untuk mengenal warisan tradisi di wilayahnya.

Kehadiran tarian yang merakyat dan mudah dipelajari menjadi jembatan pelestarian yang kontekstual bagi generasi penerus. Namun, di balik euforia memeriahkan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten dan HUT ke-81 Republik Indonesia ini, terdapat sejumlah catatan evaluasi kritis yang perlu dicermati bersama.

Kegiatan yang melibatkan ratusan pelajar ini harus memiliki peta jalan (roadmap) pembinaan yang jelas, agar tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan belaka. Menggerakkan 500 penari membutuhkan biaya pendukung yang tidak sedikit, mulai dari sewa pakaian tari, akomodasi, hingga konsumsi harian.

Penggunaan dana daerah yang bersumber dari pajak rakyat menuntut transparansi dan luaran hasil yang sepadan. Perlu diukur secara objektif apakah event ini mampu menggerakkan ekonomi lokal, mendatangkan wisatawan luar daerah, atau membuktikan Gantiwarno sebagai pusat pencetak seniman tari berbakat yang berkelanjutan.

Dukungan dan apresiasi dari Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten tentu menjadi modal penting. Namun, evaluasi komprehensif wajib dilakukan agar kegiatan berbiaya dan berskala besar ini benar-benar memberikan dampak nyata yang terukur bagi kesejahteraan dan kemajuan budaya masyarakat Gantiwarno dan Klaten pada umumnya. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....