Sembilan Maestro Tari Meriahkan Klaten Menari Di Komplek Candi Prambanan

  • 04 Mei 2026 22:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Peringatan Hari Tari Sedunia dan juga Klaten Menari tahun 2026 yang berlangsung di Taman Wisata Candi Prambanan berlangsung istimewa. Tidak hanya jumlah penari yang cukup banyak sekitar 850 penari tetapi adanya tampilan sembilan maestro tari di Jawa Tengah termasuk Klaten dan Surakarta.

Salah seorang panitia Endang Martha kepada RRI.CO.ID Selasa (5 Mei 2026) mengatakan, gelaran Klaten Menari tahun ini mempunyai arti penting dan berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini ada penampilan para maestro tari sebanyak sembilan orang.

"Sekarang ini ada yang lain luar biasa itu adalah adanya dibuka dengan tari Umbul Dongo atau tari sesaji yang intinya memohon agar acara ini berlangsung lancar dan sukses. Yang istimewa pelaku penari sesaji adalah para maestro tari baik nasional maupun internasional," kata Endang Martha, Minggu 3 Mei 2026.

Ia menyebut sembilan maestro tari tersebut adalah Mugi Kasido, Iwan Dadijono, Bambang Priambodo, Paimin, Moko Istianto, Darmasti, Sri Setyoasih dan Agung Gunawan.

Ia juga mengatakan, perkembangan tari sekarang semakin menggembirakan baik jumlah maupun kwalitasnya. Selain kreativitasnya juga semakin meningkat.

Salah seorang penari maestro asal Surakarta Darmasti mengatakan memberikan apresiasi atas gelaran Klaten Menari. Peringatan Hari Tari Sedunia sekarang ini semakin meriah seperti di Solo ada Solo Menari dan melibatkan beberapa sanggar juga seperti di Candi Prambanan.

"Di Candi ini untuk menggaet wisatawan. Ini menunjukkan terkenalnya di sini kan tari dalang topeng jangan sampai punah karena saat ini mulai tergeser tari-tarian yang lain," katanya.

Ia juga menyambut gembira karena gelaran tari dalam Klaten Menari cukup luar biasa.

Penari maestro lainnya Sri Setyoasih mengatakan merasa gembira gelaran tari sekarang semakin ramai dan meriah. Dosen ISI Surakarta ini juga akan menari sampai tidak mampu lagi.

"Tahun ini meriah. Dimana -mana mengadakan Hari Tari," katanya.

Ia mengatakan, pada Klaten Menari para penari maestro mendapatkan kejutan dari Pemerintah Kabupaten Klaten berupa piagam penghargaan atas kiprahnya dalam dunia seni tari. Penyerahan piagam tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....