Boyolali Bangun Showroom Susu di Jantung Kota Tampung Hasil Peternak Sapi Perah
- 06 Okt 2026 21:58 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Kabupaten Boyolali yang dikenal sebagai sentra penghasil susu sapi terbesar di Jawa Tengah kini tengah bersiap memperkuat identitasnya. Pemerintah Kabupaten Boyolali merealisasikan pembangunan Showroom Susu sebagai pusat informasi, edukasi, dan pemasaran produk olahan susu lokal.
Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali, Ahmad Gojali, menjelaskan bahwa pembangunan ini sempat tertunda akibat efisiensi anggaran di tahun 2025. Namun, pengerjaan kini terus dipacu dan ditargetkan rampung pada awal Desember mendatang.
"Showroom susu ini kita bangun sebagai strategi branding dan juga edukasi persusuan di Kabupaten Boyolali. Posisinya sangat strategis di jantung kota, yaitu di kawasan Simpang Siaga atau Patung Kuda. Kita targetkan di awal Desember sudah selesai, sehingga tahun depan di 2027 sudah bisa beroperasi penuh dikelola oleh Perusda Aneka Karya," ujar Ahmad Gojali saat dialog interaktif di RRI Selasa 6 Oktober 2026.
Latar belakang dibangunnya fasilitas ini bermula dari keluhan para wisatawan atau tamu luar daerah yang kerap kesulitan mencari sentra produk olahan susu asli Boyolali. Dengan konsep terintegrasi yang dilengkapi terowongan penghubung dan area parkir strategis, showroom ini diharapkan menjadi etalase utama persusuan daerah.
Sementara itu, dari sudut pandang peternak lokal, kehadiran showroom ini disambut antusias. Erik Darmadi, seorang peternak sapi perah senior di Boyolali, mengungkapkan bahwa saat ini harga jual susu di tingkat peternak berangsur membaik di kisaran delapan hingga sembilan ribu rupiah per liter. Ia berharap keberadaan showroom mampu menjaga stabilitas harga dan membuka pasar yang lebih luas.
"Ya, saya kira banyak sekali manfaatnya. Dengan adanya showroom susu dan penyerapan dari petani ke berbagai sektor, otomatis harga susu ada persaingan yang sehat. Tidak monopoli seperti dulu. Kita sebagai peternak tentu berharap serapan ini makin luas dan mendongkrak kesejahteraan peternak,"ujar Erik Darmadi dikesempatan yang sama.
Selain menjadi sarana promosi dan pusat kuliner olahan susu, Pemkab Boyolali juga memastikan adanya program pendampingan intensif bagi peternak, mulai dari layanan kesehatan hewan melalui Puskeswan hingga edukasi untuk menarik minat generasi muda agar kembali melirik sektor peternakan sapi perah.
Dengan beroperasinya showroom susu di Simpang Siaga Boyolali pada tahun 2027 mendatang, pemerintah daerah optimis ketahanan pangan protein hewani semakin kuat, sekaligus mengukuhkan kembali kejayaan Boyolali sebagai Kota Susu yang berdaulat dan menyejahterakan rakyatnya. Lidia
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....