Siswa TK Kemala Bhayangkari Belajar Mitigasi Bencana

  • 06 Okt 2026 13:13 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Sebanyak 66 siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari Wonogiri mengikuti kunjungan edukatif ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri.

Dalam rilisnya, Senin 5 Oktober 2026, kegiatan yang didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Wonogiri, Ny. Yuanita Haris, tersebut berlangsung penuh keceriaan. Para siswa dikenalkan dengan berbagai peralatan dan aktivitas kebencanaan sebagai upaya menanamkan pemahaman mitigasi sejak usia dini.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, mengatakan edukasi kebencanaan kepada anak-anak penting dilakukan sejak dini. Menurutnya, kegiatan interaktif membuat siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga mendapatkan pengalaman secara langsung.

”Kami sangat senang dan menyambut baik kunjungan adik-adik TK Kemala Bhayangkari yang didampingi langsung oleh Ibu Kapolres Wonogiri. Melalui kegiatan interaktif seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung pengalaman edukatif seputar penanggulangan bencana,” ujar Fuad Wahyu Pratama.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa mengikuti sejumlah kegiatan yang dipandu personel BPBD dan Tim Reaksi Cepat (TRC). Materi yang diberikan antara lain pengenalan peralatan evakuasi air, simulasi aktivitas ketinggian melalui flying fox dan rope access, serta pengenalan alat pemadam dan simulasi air.

Fuad mengatakan, siswa juga diberi kesempatan mengenal peralatan yang digunakan dalam proses evakuasi korban bencana banjir. Beberapa siswa bahkan mencoba simulasi tali-temali dengan pendampingan personel TRC.

“Anak-anak diajak melihat dan menaiki perahu karet evakuasi yang biasa digunakan dalam penanganan bencana banjir. Kemudian dengan didampingi oleh personel TRC yang terlatih, beberapa anak berkesempatan mencoba simulasi tali-temali dan meluncur dengan pengamanan keselamatan yang ketat untuk melatih keberanian,” ujar Fuad.

Sementara itu, Yuanita Haris menyampaikan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan tentang kebencanaan. Kunjungan juga menjadi sarana melatih keberanian, mental, serta memperluas wawasan anak mengenai tugas-tugas kemanusiaan.

Antusiasme siswa semakin terlihat saat mereka diajak berinteraksi dengan pancuran air dari kendaraan operasional BPBD. Pengalaman tersebut memberikan gambaran sederhana mengenai proses pemadaman api sekaligus tindakan yang dapat dilakukan dalam kondisi darurat.

Melalui kegiatan tersebut, BPBD Wonogiri berharap edukasi kebencanaan dapat menjadi pengalaman positif bagi anak-anak. Pengetahuan dan keberanian yang ditanamkan sejak dini diharapkan membentuk generasi yang tangguh, tanggap, serta memiliki kesadaran terhadap keselamatan diri dan lingkungan. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....