Perkuat Pembinaan, MUI Karanganyar Gelar Jambore Mualaf
- 02 Okt 2026 21:04 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar menggelar Jambore Mualaf sebagai wadah silaturahmi, pembinaan keagamaan, serta penguatan kebersamaan bagi para mualaf. Kegiatan yang berlangsung di Kampung Karet, Kecamatan Ngargoyoso, Jumat 2 Oktober 2026, dihadiri jajaran Pemkab Karanganyar, MUI, serta Baznas Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Karanganyar.
Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, mewakili Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen mendukung kegiatan yang memperkuat kehidupan keagamaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan masyarakat. Para mualaf merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat Karanganyar yang harus kita rangkul dan dampingi bersama," kata Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, saat menyampaikan sambutan di Ngargoyoso.
Adhe Eliana menambahkan, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan lembaga zakat sangat penting agar para mualaf merasa diterima serta mendapatkan pendampingan yang utuh di tengah masyarakat.
"Kolaborasi tersebut penting agar para mualaf tidak hanya mendapatkan penguatan pemahaman keagamaan, tetapi juga merasa diterima dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," ujar Adhe.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Karanganyar, Badaruddin, menegaskan pendampingan bagi para mualaf tidak boleh berhenti sebatas pembacaan kalimat syahadat.
"Pembinaan mualaf tidak berhenti pada saat seseorang mengucapkan syahadat. Justru setelah itu diperlukan pendampingan agar mereka semakin memahami ajaran Islam dan merasa menjadi bagian dari keluarga besar umat," ucap Badaruddin.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Darodji, menekankan bahwa perhatian kepada mualaf juga harus menyasar aspek sosial dan pemberdayaan ekonomi.
"Perhatian kepada mualaf tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga mencakup aspek sosial dan pemberdayaan agar mereka mampu menjalani kehidupan secara lebih mandiri dan sejahtera," ucap Ketua Baznas Jateng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....