Skrining ACF Jateng Jangkau 112 Ribu Sasaran, 4,17 Persen Teridentifikasi Sakit TBC
- 28 Sep 2026 23:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengintensifkan penelusuran aktif penderita Tuberkulosis (TBC) di seluruh wilayah kabupaten dan kota melalui metode Active Case Finding (ACF). Hingga akhir September 2026, tim kesehatan telah menyisir ribuan titik lokasi dan melakukan pemeriksaan medis terhadap ratusan ribu warga.
Upaya pelacakan masif ini dilaporkan langsung dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi ACF TBC Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Anaya Sala Villa Resort, Kabupaten Karanganyar.
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Desie Frihandini Afief, membeberkan rincian hasil pelacakan lapangan yang diselesaikan tim kesehatan gabungan hingga 28 September 2026. Dari total 5.019 pemetaan lokus di Jawa Tengah, sebanyak 2.626 titik lokasi telah selesai diperiksa.
“Sampai dengan 28 September tahun 2026, dari 5.019 lokus, sebanyak 2.626 lokus telah melaksanakan tracing dengan 262.600 sasaran. Sebanyak 112.629 sasaran telah di-skrining dengan 23,92 persen menjadi terduga TBC dan 4,17 persen teridentifikasi sakit TBC,” ucap Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Desie Frihandini Afief, Senin 28 September 2026.
Desie menjelaskan bahwa sasaran warga yang teridentifikasi sakit TBC tersebut langsung diarahkan untuk mendapatkan pendampingan serta pengobatan medis secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat. Langkah ini krusial guna menekan angka risiko penularan yang lebih luas di pemukiman padat penduduk.
Pelaksanaan evaluasi program ACF ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (30/9/2026). Pertemuan tersebut melibatkan 113 pemangku kepentingan, meliputi jajaran Dinkes Prov Jateng, Kepala Dinas Kesehatan serta Kabid P2P se-Jawa Tengah, hingga perwakilan dari Provinsi Jawa Barat dan D.I. Yogyakarta.
Desie menegaskan, koordinasi lintas daerah dan instansi diselenggarakan untuk memetakan hambatan teknis di lapangan sekaligus menyusun strategi percepatan penemuan penderita TBC yang belum terjangkau.
“Tujuan pertemuan pada hari ini adalah untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan ACF, mengidentifikasi permasalahan dan tantangan, serta menyusun strategi percepatan dan rencana tindak lanjut di tingkat kabupaten kota,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....