Tokopedia dan TikTok Shop Jadi Platform Digital Pilihan BuSan

  • 22 Sep 2026 17:55 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal berkualitas hasil kurasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI melalui program Pilihan BuSan dalam ekosistem #BeliLokal. Kolaborasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan #WaktunyaSTARt #JualanNyaman: Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal di Swiss-Belinn, Gilingan, Solo, Senin 21 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 pelaku UMKM dari wilayah Solo Raya. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai legalisasi usaha, pembuatan konten digital, hingga pemanfaatan affiliate marketing untuk memperluas pasar.

Menteri Perdagangan RI, Budi Santosa, mengapresiasi Tokopedia dan TikTok Shop yang menyediakan ruang khusus sebagai platform digital pertama dalam program Pilihan BuSan. Menurutnya, produk yang masuk dalam program tersebut telah melalui proses seleksi dan kurasi secara berkala oleh Kemendag.

"BuSan ini singkatan Budi Santosa. Jadi, produk UMKM melalui proses kurasi secara selektif, benar-benar kualitasnya bagus, nanti kami pajang di ruang tamu saya," kata Budi Santosa. Produk tersebut, lanjutnya, dapat dikenalkan kepada tamu dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri.

Budi mengatakan, Kemendag juga memfasilitasi produk Pilihan BuSan untuk mengikuti pameran internasional Trade Expo Indonesia yang digelar setiap Oktober. Pada 2025, banyak produk Pilihan BuSan yang mengikuti pameran tersebut dan berhasil menembus pasar ekspor.

"Sudah banyak juga produk pilihan BuSan yang masuk ke supermarket. Nah, sekarang baru pertama kali dengan Tokopedia. Jadi, kalau sudah masuk produk pilihan BuSan, berarti produk UMKM tersebut sudah ada di Tokopedia dan TikTok Shop," ujarnya.

Executive Director of Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, mengapresiasi kepercayaan Kemendag yang memilih Tokopedia dan TikTok Shop sebagai platform digital pertama untuk menampilkan produk Pilihan BuSan kepada masyarakat luas. Kolaborasi #BeliLokal dan Pilihan BuSan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM.

"Ini sejalan dengan upaya Kementerian Perdagangan digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen serta daya saing produk lokal," katanya. Stephanie menambahkan, Tokopedia dan TikTok Shop berupaya mempermudah penjual menciptakan peluang melalui ekosistem discovery commerce yang aman, terpercaya, dan inklusif.

Menurut Stephanie, dengan konektivitas yang telah menjangkau sekitar 98 persen wilayah berpenduduk, fokus Tokopedia dan TikTok Shop tidak hanya mendorong UMKM masuk ke ranah digital. Platform tersebut juga diarahkan untuk membantu meningkatkan produktivitas dan daya saing pelaku UMKM.

Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengajak pelaku UMKM menjadi Upselling The Top Spenders. Ia mengatakan fundamental ekonomi Kota Solo menggunakan konsep Pareto 80:20, yakni 80 persen kelas ekonomi massal diintervensi pemerintah kota, sedangkan 20 persen sisanya diisi pelaku UMKM.

"Mulai beranilah berjualan mahal. Dengan meningkatkan kualitas, kuantitas ditekan. Maka konsep 80:0 ini menjadi nyata," ujar Respati. Menurutnya, sesuatu yang biasa ketika dinarasikan melalui konten menarik dan memiliki nilai jual lebih dapat meningkatkan harga produk. (SIFA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....