Fraksi PKS Sidak Solo Safari Tindaklanjuti Aduan Larangan Berhijab
- 22 Sep 2026 16:38 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Fraksi PKS DPRD Kota Surakarta mendatangi Solo Safari untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan larangan mengenakan jilbab dalam proses wawancara program MagangHub, Senin, 21 September 2026. Aduan tersebut disampaikan oleh seorang peserta seleksi yang identitasnya dirahasiakan.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Surakarta Muhammad Nafi' Asrori mengatakan, aduan diterimanya melalui pesan WhatsApp pada Minggu malam. Pelapor disebut merupakan perempuan berhijab yang mengikuti proses wawancara program MagangHub.
“Secara langsung menerima aduan itu, ada yang WhatsApp ke saya menyampaikan tentang proses wawancara. Kebetulan yang wawancara ini berhijab. Identitasnya tidak kami sampaikan karena bagian dari privasi yang harus kami jaga,” kata Nafi' seusai sidak, Senin, 21 September 2026.
Menurut Nafi', pelapor mempertanyakan informasi yang diterimanya saat wawancara karena dugaan larangan mengenakan jilbab tersebut tidak tercantum dalam persyaratan program MagangHub yang disosialisasikan melalui aplikasi.
“Yang menyatakan bahwa ketika wawancara disampaikan tidak boleh berhijab. Padahal di dalam syarat-syarat yang disosialisasikan dan diimplementasikan dalam aplikasi itu tidak tercantum masalah larangan berhijab,” ujarnya.
Nafi' mengatakan, Fraksi PKS kemudian berkomunikasi dengan pihak manajemen Solo Safari sebelum mendatangi lokasi. Kedatangan tersebut dilakukan untuk meneruskan aspirasi masyarakat sekaligus meminta klarifikasi mengenai informasi yang disampaikan kepada calon peserta magang.
Ia menegaskan, pihaknya belum membuka identitas maupun detail pelapor karena informasi tersebut masih dalam tahap klarifikasi. Nafi' juga mengatakan belum mengetahui secara rinci kapan proses wawancara dilakukan maupun konteks lengkap pembicaraan mengenai penggunaan jilbab.
“Saya tidak tahu kapan wawancaranya terhadap yang bersangkutan. Saya tidak bisa cerita lebih detail lagi soal yang bersangkutan,” pungkasnya.
Fraksi PKS menyatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut sesuai hasil klarifikasi dengan pihak terkait. Persoalan tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan proses seleksi peserta program MagangHub yang dibuka melalui Kementerian Ketenagakerjaan. (Ryan Assyidiqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....