Petani di Sukoharjo Terima Bantuan Pompa Air dari Kementan
- 19 Sep 2026 23:29 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemkab Sukoharjo menyalurkan bantuan mesin pompa air kepada 92 kelompok tani dari 12 kecamatan dan tersebar di 60 desa/kelurahan.
Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo di Kantor Dispertan, Jumat 18 September 2026 untuk mendukung aktivitas pertanian sekaligus menjaga produksi padi selama musim kemarau.
Plt Bupati Eko Saptpo Purnomo mengatakan, total bantuan mesin pompa air yang disalurkan senilai Rp2,1 miliar tersebut bersumber dari APBN melalui Kementerian Pertanian.
“Untuk bantan pompa air itu penyalurannya dilakukan melalui tahapan perencanaan, verifikasi, hingga penetapan penerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Eko Sapto.

Menurutnya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah memberi atensi khusus sektor pertanian. Sehingga petani didorong untuk memberikan kontribusi maksimal dalam akselerasi percepatan pembangunan di sektor pertanian.
“Para petani itu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni swasembada pangan. Oleh karena itu peningkatan produksi padi diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan pangan,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dispertan Pemkab Sukoharjo, Bagas Windaryatno mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari intervensi pemerintah untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman perubahan pola cuaca.
“Prosesnya diawali dari usulan kelompok, kemudian diverifikasi termasuk memastikan sumber airnya tersedia dan menentukan ukuran pompa yang sesuai dengan kebutuhan,” ujar Bagas.

Setelah melalui verifikasi, menurut dia usulan tersebut diteruskan ke Kementerian Pertanian untuk disalurkan kepada kelompok penerima.
Lebih lanjut disampaikan Bagas Windaryatno, pompa terdiri sebanyak 78 unit mesin pompa air berukuran 4 inci dan 14 unit pompa air berukuran 6 inci tersebut diperuntukkan bagi kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), maupun kelembagaan petani yang terdaftar dalam sistem Kementerian Pertanian.
“Penyaluran bantuan pompa air tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh pasokan air untuk lahan pertanian, khususnya saat menghadapi musim kemarau,” kata dia.
Para petani juga diharapkan tetap dapat mengolah sawah dan mempercepat proses tanam sehingga produksi padi di Kabupaten Sukoharjo dapat dipertahankan. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....